Lilpjourney Seorang travel blogger Indonesia yang suka jalan-jalan menyusuri keindahan alam berbalut adat dengan aroma secangkir kopi.

5 Hal Penting yang Harus Diperhatikan Saat Membeli Rumah KPR

3 min read

Lilpjourney.com | Arch Deco – Bagi kalian yang sudah berkeluarga dan mempunyai anak, tentu saja mempunyai rumah adalah impian tersendiri. Rumah yang nyaman, baik bangunan ataupun lingkungannya. Sebelum membeli rumah, ada baiknya simak tips membeli rumah KPR berikut ini.

Rumah Impian Keluarga

Mempunyai rumah sendiri, walaupun tidak mewah, tentu terasa lebih nyaman. Selain faktor privasi rumah tangga, tentunya hal ini baik untuk anak. Karena kita bisa menyiapkan kamar untuk anak.

Tapi sebelum membeli rumah, tentu ada banyak hal yang harus kita persiapkan. Salah satunya kemampuan finansial. Perencanaan dan perhitungan keuangan harus kita hitung dengan detail, dengan memperhatikan beberapa hal berikut ini :

  • Berapa jumlah pemasukan tetap kita setiap bulan?
  • Berapa pengeluaran rutin kita?
  • Apakah ada tanggungan seperti hutang, cicilan kredit? Jika ada, berapa jumlah dan jangan waktu pinjaman?

Mengapa hal tersebut wajib kita perhatikan di awal rencana membeli rumah? Agar kita tau pasti berapa kemampuan finansial kita. Apakah dengan kemampuan finansial tersebut, kita bisa membeli rumah impian? Bagaimana mewujudkan rumah impian kita dengan kemapuan finansial tersebut? Jika harus membeli rumah dengan KPR, berapala lama dan besar cicilan yang kita ambil?

Begitulah yang aku dan suami lakukan saat ini. Tahun ini, aku dan suami berencana untuk membeli rumah baru. Rumah yang saat ini kami tempati, rasanya kurang nyaman untuk tumbuh kembang anak. Selain faktor lingkungan, tapi juga akibat kesalahan kami saat memilih developer. Bangunan rumah kami sekarang, ringkih dan kurang kuat.

Awalnya, kami berencana untuk merenovasi rumah. Akan tetapi, saat kami menemui arsitek untuk perhitungan renovasi rumah di lahan rawa, ternyata biayanya fantastis. Seperti membeli rumah baru. Akhirnya kami pun melakukan survey rumah baru. Rencananya, kami ingin membeli rumah KPR dengan luas tanah yang lebih besar.

Tips Membeli Rumah KPR yang Harus Diperhatikan

Salah perhitungan membeli rumah pertama, membuat kami belajar banyak hal. Jadi sebelum membeli rumah KPR untuk kedua kalinya, kami pun mengumpulkan beberapa tips agar tak salah beli rumah.

1# Tips Membeli Rumah KPR : Cek Reputasi Developer

Dulu kami berpikir bahwa membeli rumah yang dikelola pemerintah, lebih baik dan aman dari pada membeli ke developer swasta. Akan tetapi, kenyataan di lapangannya tak demikian. Walaupun tak semua perumahan yang dikelola oleh pemerintah punya kualitas di bawah standar.

Bisa saja, saat itu kami memang kurang teliti dan apes. Jadi kami salah “percaya” pada developer. Harusnya selain melakukan pengecekan lokasi perumahan, kami juga harus memperhatikan kualitas bangunan dan reputasi pengembang. Untuk cek reputasi pengembang, kita bisa bertanya ke bank yang bekerjasama dengan developer. Pihak bank, biasanya hanya akan bekerjasama dengan developer yang dinilai mempunyai kelayakan dan kinerja yang baik.

Selain itu, kita juga harus mencari tau proyek pembangunan yang pengembang lakukan. Jika pembangunan sebelumnya bagus dan tidak ada masalah, maka artinya pengembang dapat dipercaya. Selain itu, kita harus melakukan pengecekan perizinan developer, seperti izin IMB, legalitas tanah, dan status badan hukum pengembang. Melalui kelengkapan legalitas ini, menunjukkan bahwa pengembang mempunyai kredibilitas.

Jangan sampai kita membeli rumah yang legalitas tanahnya tumpang tindih. Artinya tanah tersebut mempunya dua sertifikat. Hal ini akan berdampak buruk dikemudian hari, yang bisa menyebabkan sengketa.

2# Hitung Cicilan KPR dengan Cermat

mortgage calculator lilpjourneySetelah kalian memlih developer perumahan, selanjutnya minta simulasi pembayarannya. Dulu aku menggunakan metode manual dimana cicilan perbulan dikali dengan berapa bulan ccicilan, kemudian dikurangi dengan harga cash. Jadi aku tau berapa banyak bunga yang akan aku bayar.

Tapi ternyata, kita bisa menghitung perkiraan biaya cicilan rumah dengan kalkulator secara online. Tentu saja cara ini lebih efisien dan mudah. Salah satu situs kalkulator perhitungan cicilan rumah adalah https://www.mortgagecalculator.uk.

Mortgagecalculator adalah situs yang menyediakan perhitungan cicilan bulanan atau tahunan saat kita akan membeli rumah. Dengan menghitung cicilan di situs mortgagecalculator.uk maka kita akan mengetahui grafik pembayaran pinjaman bersama dengan tabel amortisasi bulanan dan tahunan.

Ada beberapa fitur kalkulator yang mereka sediakan, seperti Cek Cicilan Membeli Rumah, Affordability, Amortisation, Overpayment, dan Remortgage. Tampilan wesitenya sangat sederhana dan nggak lemot. Jika kalian tertarik menghitung cicilan dengan Mortgagecalculator, kalian tinggal kunjungi situs mereka dan di halaman beranda langsung menampilkan kalkulator cicilan.

3# Boonging Fee dan DP

Tips membeli rumah KRP selanjutnya adalah, garansi booking fee. Sebelum menyerahkan booking fee sebagai tanda jadi, kita harus mendapatkan kesepakatan tertulis. Kesepakatan ini umumnya menerangkan bahwa booking fee akan dikembalikan apabila proses pengajuan KPR di tolak oleh bank dan booking fee akan hangus  atau dipotong jika kita membatalkan pembelian. Karena ada loh, pengembang yang nakal tidak mau mengembalikan booking fee padahal pengajuan kredit ditolak oleh bank.

Saat ini sebenarnya ada banyak developer yang memberikan promo tanpa down payment (DP). Tapi jika developer yang kalian pilih mengharuskan setor DP, maka kalian harus memastikan bahwa DP dibayarkan kepada developer setelah proses KPR disetujui oleh bank. Jika membayar DP sebelum proses bank selesai, dikhawatirkan jika proses KPR ditolak DP sulit ditarik kembali.

4# Tanda Tangani PPJB

Setelah bank memberikan persetujuan KPR dan pembayaran DP ke developer, tips membeli rumah KPR selanjutnya adalah melakukan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) dengan pihak pengembang. Sebelum menandatangani PPJB, kalian harus membaca dengan cermat dan teliti setiap detail isi perjanjian. Seperti harga jual rumah, biaya yang harus ditanggung pembeli, dan sanksi yang ditetapkan dalam perjanjian apabila developer mangkir dari perjanjian yang tertulis.

5# Garansi Rumah, AJB, dan Mengubah HGB Menjadi SHM

Salah satu poin penting yang sangat aku cermati saat membeli rumah yaitu garansi dan surat menyurat. Garansi rumah harus dalam bentuk tertulis dan resmi. Garansi rumah ini bermanfaat untuk jaminan apabila terjadi kerusakan yang bukan diakibatkan oleh kesengajaan pemilik. Setidaknya sampai masa garansi habis, umumnya sepanjang masa cicilan rumah, kita tidak perlu mengeluarkan uang apabila terjadi kerusakan.

Selanjutnya adalah proses pembuatan Akta Jual Beli (AJB). AJB adalah tanda legalitas kepemilikan pertama atas rumah yang kita miliki. Sayangnya saat membeli rumah yang pertama, sudah 7 tahun aku tak kunjung mendapat AJB. Di lapangan, aku menemukan fakta bahwa pengembangan rumah yang aku tinggali saat ini memang bermasalah. Pelajaran yang sangat berharga memang untuk aku.

Saat melakukan transaksi jual beli, maka pastikan dengan cermat apakah sertifikat yang diberikan HGB atau sudah SHM. Jika masih HGB, maka tanyakan bagaimana proses mengganti ke SHM dan biaya.

Penutup

Setiap orang pasti mempunyai rumah impian. Rumah dimana mereka bisa menghabiskan waktu dengan nyaman dan aman. Jika solusi mendapatkan rumah impian yaitu dengan KPR, maka kalian harus cermati 5 poin di atas ya. Terutama di poin cicilan. Hal ini sangat penting agar kalian tau berapa uang yang kalian habiskan untuk membayar rumah setiap bulan selama periode cicilan. Kemudian tak lupa dengan cermati legalitasnya. Semoga tips membeli rumah KPR ini bermanfaat.

PS
Peluk dari jauh

Lilpjourney Seorang travel blogger Indonesia yang suka jalan-jalan menyusuri keindahan alam berbalut adat dengan aroma secangkir kopi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.