Lilpjourney Seorang travel blogger Indonesia yang suka jalan-jalan menyusuri keindahan alam berbalut adat dengan aroma secangkir kopi.

5 Tips Beli Vespa Tua, Wajib Tau!

3 min read

tips beli vespa tuaLilpjourney.com | Oto Jurnal – Gemar dengan dunia kopi tentu tidak jauh dari hobi laki-laki, motoran. Beberapa barista yang aku kenal malah suka dengan besi tua dan klasik, seperti Vespa. Ketertarikanku pada besi tua ini semakin menjadi setelah menikah. Hahaha. Dia yang dulu suka japstyle dan copper, kini keracunan Vespa. Well kali ini aku mau sharing 5 tips beli motor Vespa tua yang wajib kalian tau.

Berawal dari Rambut Hijau

capstyle dan copperDulu selagi aku masih suka jalan-jalan, suka banget mewarnai rambut dengan fashion color seperti warna hijau. Perkenalan aku dan si Bapak pun juga karena dia tertarik dengan warna rambutku.  Sampai akhirnya aku tau si Bapak ternyata suka modifikasi motor. Ada project motor abadi yang sering aku nyinyirin sebagai ‘istri tua’. Hahahaha. Aku harap project motornya segera rampung.

Dua bulan sebelum nikah, dia keracunan motor Vespa tua. Mungkin karena sering lihat si besi klasik ini mondar mandir di jalanan Kota Banjarmasin. Masalahnya si Bapak dan aku punya selera motor Vespa klasik yang sama dengan harga yang tentu saja tidak murah.

Yuk pak kerja lebih keras buat liburan, beli vespa, dan renov rumah.

Mungkin inilah awal aku jatuh cinta dengan Vespa Tua

Menunggangi si besi tua dengan body yang sexy memang cita-cita kami sekarang. Walaupun saat kami beli nanti pamor si besi tua ini tidak sementereng sekarang pun tak apa. Yang penting inshaAllah akan terwujud. 

Jika dulu Vespa tua identik dengan orang tua, tapi nyatanya saat ini banyak anak muda yang mengelu-elukan Vespa tua. Selain karena desainnya yang klasik, motor buatan Italia ini mempunyai performa yang tidak perlu diragukan.

Kemarin pas ke perkebunan kopi liberika di Pelaihari bersama anak-anak kedai Indie Home Kopi, kami naik Vespa. Jarak yang kami tempuh saat itu kurang lebih 80 km. Tiga Vespa tua berjalan dengan mulus. Diboncengin naik motor Vespa tua ternyata menyenangkan, bokong nggak penat karena joknya empuk, dan kaki nggak pegel. Satu fakta yang aku baru tau saat itu adalah motornya ini sangat irit dan kuat naik ditanjakan perbukitan. Alamak ke mana aja aku selama ini.

Kenapa aku jatuh cinta dengan Vespa klasik? Mungkin karena kejadian di bawah ini. 

Di sepanjang jalan, ada beberapa orang yang menyapa kami dengan membunyikan klason sembari tersenyum. Aku pun langsung nyeletuk ke Said (yang boncengin aku, iya aku nggak bisa naik Vespa sendiri) :

Putri : Banyak banget Id punya teman sampai di ujung kota.  

Said : Nggak kenal kak, tapi biasanya sama-sama punya motor Vespa memang suka menyapa. 

Putri : Eh gimana maksudnya Id?

Said : Jadi kak jangan kaget nih misal kakak pakai Vespa tua, jalan jauh terus ada yang nyapa. Atau pas motor kaka mogok ada yang nolongin. Nah itu kak salah satu solidaristas anak-anak Vespa.

Aku pun semakin jatuh cinta dong sama motor ini!

Baca Juga :

Tips Beli Vespa Tua

Piaggio Vespa keluaran lama a.k.a Vespa tua mempunyai cita rasa unik dengan desain klasik yang seakan tak lekang oleh waktu. Umumnya orang yang membeli motor Vespa tua memang murni karena hobi. Hal ini bukannya tanpa alasan. Motor Vespa tua memang segmented di mana tidak semua orang mau meluangkan waktu, tenaga, pikiran, dan uang untuk merawatnya.

Jadi jangan cemburu kalau punya pasangan yang punya motor Vespa tua lebih suka menghabiskan waktu luangnya untuk merawat si besi tua. Jika kalian seorang pemula yang tertarik meminang si besi tua klasik ini kalian harus teliti, jangan sampai menyesal setelah beli.

Untuk kalian yang punya rencana seperti kami ‘meminang Vespa tua’ ada beberapa tips beli Vespa klasik yang wajib kalian perhatikan :

1# Cek surat-surat, nomor mesin, dan nomor rangka

Suamiku pengennya beli Vespa klasik yang ori, bukan siluman. Maksudnya kalau mesinnya sprint, ya semua harus sprint dari kelapa sampai tempong. Si Bapak mengincar Vespa klasik yang belum direstorasi. Mau restorasi sendiri katanya.

Bagi aku yang perempuan, tentu mikirnya tampilan eksterior. Tapi bagi si Bapak tampilan bisa diurus belakangan, lihat dulu kelengkapan seperti surat-surat, nomor mesin, dan nomor rangka. Biasanya STNK Vespa tua jarang diurus dan pajaknya mati.

Pengecekan pertama yang harus dilakukan adalah pengecekan nomor mesin dan rangka dengan surat-suratnya. Namanya juga motor tua, potensi pemalsuan bisa saja ada, jadi harus hati-hati. Ketidak cocokan antara surat dan nomor rangka dapat disimpulkan bahwa mesin atau rangka Vespa tua tersebut telah diganti.

2# Tips Beli Vespa Tua : Cek kelistrikan dan mesin

Setelah memeriksa surat menyuratnya, tips beli Vespa klasik selanjutnya adalah memeriksa kelistrikan dan mesin. Langkah pertama coba hidupkan mesinnya. Jika mudah menyala dan cukup stabil (nggak gampang mati), artinya kondisi mesinnya masih oke.

Selanjutnya pastikan kelistrikannya masih memadai. Coba nyalakan lampu depan, belakang, dan sein. Lalu coba menarik tuas kopling dan masukkan gigi. Apabila lancar dan tidak ada bunyi yang mengganggu, kemungkinan kondisi kopling dan gigi tidak bermasalah.

3# Periksa Kondisi Kaki-kaki

Bagian yang harus kamu periksa selanjutnya adalah kondisi kaki-kaki. Kenapa harus diperiksa? Karena jika terdapat kerusakan pada kaki-kaki kalian harus mengeluarkan biaya perbaikan yang tidak sedikit.

Vespa yang goyang dapat disimpulkan bahwa fork sudah miring. Mengatasi fork yang miring dapat dilakukan dengan mengepres fork Vespa tersebut agar lurus kembali. Cek juga kondisi karet pada bodi dan as roda. Jangan ragu untuk meminta test ride sebelum membeli ya.

4# Cek Kondisi Dek Vespa

Terdapat beberapa bagian yang harus kalian perhatikan di bagian bodi Vespa tua. Bagian dek dan sasis biasanya paling banyak keropos atau berkarat. Dek Vespa yang masih layak dapat dilihat dari bagian tengah Vespa. Jika catnya sudah mengelupas dan dek bengkok, maka bisa disimpulkan bahwa dek sudah tidak layak.

Kalau dek sudah tidak layak jalan, maka jangan dipaksakan. Akibatnya Vespa kalian bisa terbelah dua. Untuk mengatasi dek yang rusak dengan cara menggantinya atau mengelasnya.

5# Tips tips beli vespa klasik terakhir : ajak teman yang lebih ahli

Suamiku mungkin cukup ahli dibidang japstyle dan copper. Namun belum tentu dia mengenal Vespa klasik. Jadi kalau kalian ingin beli motor Vespa klasik, ada baiknya mengajak teman kalian yang lebih ahli.

Jangan sampai kalian menggelontorkan uang jutaan, tapi ternyata dikemudian hari kalian menyesalinya.

Kesimpulan

Tau nggak sih apa motivasi si Bapak beli motor Vespa klasik? Si Bapak ingin Vespa klasik ini jadi investasi anaknya dikemudian hari. Barang antik kalau menemukan empunya pasti akan berharga tinggi. Begitu kata si Bapak.

Membeli motor klasik tentu tidak semuadah membeli motor baru. Jadi jika kalian tertarik meminang besi klasik ini kalian harus punya pengetahuan dan ketelitian. Bagi mereka yang hobi, tentu menjadi keseruan tersendiri.

Well, semoga aku dan bapak segera bisa meminang motor ini dan keliling kota. Hehehe. Aamiin. Semoga 5 tips beli Vespa tua di atas bermanfaat ya.

PS
Peluk dari jauh

—————————————

Sumber :

https://review.bukalapak.com/auto/sebelum-beli-piaggio-vespa-tua-perhatikan-5-hal-ini-49932

https://www.otosia.com/berita/ini-yang-harus-diperhatikan-sebelum-membeli-vespa-tua.html

Lilpjourney Seorang travel blogger Indonesia yang suka jalan-jalan menyusuri keindahan alam berbalut adat dengan aroma secangkir kopi.

8 Replies to “5 Tips Beli Vespa Tua, Wajib Tau!”

  1. Meskipun di saya kalau mikirin apa-apa yang harus dicek di vespa tua sudah bikin puyeng, tapi saya bisa relate bagaimana serunya hal itu bagi para pecinta vespa klasik, ehehehe.

  2. Ngomongin vespa jadi bikin aku inget pernah dibonceng om dan tanteku naik vespa milik mereka. Kalo aku pribadi bisanya ikut bonceng aja hehehe. Kalo mengendarainya nggak bisa-bisa. Jadi sempet naksir kan dnegan vespa matic. Duh harganya selangit euy ternyata. Bodinya juga memang aduhai, performa juga ok. Kalo dibandingin dengan vespa klasik, tentu masing-masing penuya kelebihan dan kekurangan ya.

  3. Sekarang justru kebalik ya orang-orang banyak mengagumi vespa ini. Kalau dulu mah kek dilihatnya motor buat orang tua. Emang bener ternyata, barang yang udah lama itu emang lebih menarik dan punya nilai tersendiri sih.

  4. Dulu kecil suka nebeng vespa punya om, sayang terus dijual.kalau gak dijual udah jadi vespa antik tuh hehehe

    btw yang klasik2 alias tua gt memang menarik ya.apalagi kalau hobi, haduhh..hahahaha

  5. vespa ini memang unik ya dan memang nggak semua orang punya. kayaknya faktor harga nih yang bikin nggak semua punya vespa. hihi.

  6. Vespa keren sih tapi harus bener2 tahu dan bisa merawatnya. Apalagi beli vespa tua, hati2 banget di mana penyakitnya biar tahu gimana mengatasinya.

Tinggalkan Balasan

Hi! Terimakasih telah berkunjung. Silahkan isi nama dengan link blog (contoh lilpjourney.com) biar bisa blog walking. Jika ada pertanyaan dan diskusi silahkan tinggalkan komentar ya