Lilpjourney Seorang travel blogger Indonesia yang suka jalan-jalan menyusuri keindahan alam berbalut adat dengan aroma secangkir kopi.

Sehari Beriwisata di Banjarmasin, Kemana Aja Sih?

2 min read

Sehari Beriwisata di Banjarmasin

 

Sehari Beriwisata di Banjarmasin

Lilpjourney.com | Travel Story – Tiga tahun belakangan ini Pemerintah Kota Banjarmasin sedang gencar-gencarnya melakukan inovasi pada sektor pariwisata. Salah satu yang patut diapresiasi adalah dibukanya kembali pasar terapung Kuin Alalak. Sebenarnya untuk mengelilingi Banjarmasin bisa dilakukan dalam waktu satu hari. Jika kalian berencana sehari beriwisata di Banjarmasin artikel ini bisa menjadi rujukan yang tepat.

Pariwisata Maju Harus Diimbangi dengan Pengelolaan Persampahan

Sebagai seorang travel blogger ada banyak hal gue temui diperjalanan. Bertemu dengan orang-orang lokal yang masih menjunjung adat, cerita putri Landorundun Toraja, petani kopi, teman-teman baru dan sampah. Yap! Gue sering banget saat jalan-jalan menemukan sungai yang disisi-sisinya ada tumpukan sampah.

HEI! Alam bukan tempat sampah!

Ingin gue maki orang-orang yang kerap membuang sampah sembarangan itu. Aduh maaf emosi. Coba saja kalian bayangkan, kalian ke suatu tempat wisata yang sangat cantik, tapi pas melihat selokannya penuh sampah. Bahkan ada yang tak acuh membuang puntung rokoknya sembarangan.

Saat itu gue sadar akan satu hal. Bahwa pariwisata yang berkembang ternyata momok, jika tidak diimbangi dengan pengelolaan persampahan yang baik. Pengelolaan persampahan inipun tidak hanya sekadar menyediakan tempat sampah saja, tapi juga harus ada koordinasi antara pengelola pariwisata dengan pihak terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup perihal jam angkut sampah.

Banjarmasin Baiman, Barasih wan Nyaman

Sejak tahun 2015 Kota Banjarmasin berhasil meraih Adipura kategori Kirana. Adipura Kirana adalah anugerah yang penilaiannya dititikberatkan pada kota yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui trade, tourism and investmen yang berbasis pengelolaan lingkungan hidup. Predikat kota bersih ini pun mampu di pertahankan hingga saat ini.

Sebenarnya yang susah itu bukan hanya meraihnya, tapi bagaimana upaya mempertahankan. Karena setiap tahun penilaiannya akan meningkat,” Drs. H. Mukhyar, M.AP, kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin.

Kota yang dijuluki sebagai kota seribu sungai ini pun berangsur-angsur membenahi diri. Jika dulu sepanjang Jl. A Yani Km. 1 hingga Km. 6 terlihat gersang, saat ini kita bisa melihat deretan pohon pucuk merah, melati jepang, rombusa putih dan tanaman-tanaman lain menghiasi kota ini.

Penataan persampahan di kota Banjarmasin pun juga terus mengalami perkembangan. Bak-bak sampah saat ini sudah mudah ditemui. Area pedestrian pun sudah difasilitasi bak sampah tepilah dengan jarak yang tidak terlalu jauh. Jadi tidak ada alasan untuk membuang sampah sembarangan bukan?

Sehari Beriwisata di Banjarmasin

Dua minggu lalu, gue ada cerita pengalaman susur sungai dengan wisata Jukung Tambangan yang kalian bisa baca disini. Waktu itu gue membawa dua teman dari Makassar keliling Banjarmasin. Beberapa hari mengajak mereka berkeliling kota Banjarmasin, membuahkan sebuah peta sehari berwisata di Banjarmasin.

1# Pasar Terapung Lok Baintan

Kalian harus bangun pagi jika ingin mengejar matahari terbit disini. Dari pusat kota menuju pasar terapung ini diperlukan waktu kurang lebih 45-60 menit perjalanan darat. Selain perjalanan darat melewati Sungai Tabuk, kalian juga bisa naik kelotok dari Siring Tendean atau Soto Bang Amat.

2# Menikmati Soto Bang Amat

Ke Banjarmasin rasanya belum lengkap jika tidak mencicipi Soto Bang Amat dengan iringan musik panting di tepian sungai Martapura. Pokoknya kalau makan soto Banjar di Sota Bang Amat ini akan terasa suasana Banjarmasin nya deh.

3# Dzuhur di Masjid Sultan Suriansyah

Masjid Sultan Suriansyah merupakan sebuah masjid bersejarah di Kota Banjarmasin. Masjid ini dibangun pada masa pemerintahan Sultan Suriansyah, Raja Banjar pertama yang memeluk agama Islam. Arsitektur masjid ini sangat memukau siapapun yang datang beribadah ke masjid ini.

4# Kampung Ketupat

Kampung Ketupat merupakan sebuah kampung yang terletak di Kelurahan Sungai Baru Kota Banjarmasin. Kenapa dijuluki kampung ketupat? Karena hampir sebagian warga di Sungai Baru membuat ketupat secara turun-temurun. Jika kalian melewati kampung ini, ada deretan toko ketupat di pinggir jalan. Tinggal bawa sate deh!

5# Siring Nol Kilometer, Menara Pandang, Patung Bekantan dan Rumah Anno1925 dan Masjid Sabilal Muhtadin

Semua tempat wisata di atas berada di lokasi yang berdekatan. Kalian cukup parkir kendaraan kalian di Menara Pandang dan jalan-jalan deh. Setelah puas jalan-jalan, kalian bisa sholat ashar di Masjid Sabilal Muhtadin.

6# Senja di di Jembatan Barito

Jembatan Barito adalah jembatan yang melintang di atas Sungai Barito. Jembatan ini memiliki panjang 1.082 meter yang melintasi Sungai Barito selebar 800 meter dan Pulau Bakut selebar 200 meter. Sebenarnya tujuan utama gue ke sini adalah mengunjungi Pulau Bakut. Sayangnya tempat wisata ini masih belum dibuka.

Nah gimana, menarik bukan sehari beriwisata di Banjarmasin. Kalau kalian tertarik mengunjungi Kota Banjarmasin dan memerlukan temen jalan atau ngopi, kalian bisa kirim email ke gue ya. Dengan senang hati gue akan mengajak kalian berkeliling.

PS
Peluk dari jauh

Lilpjourney
Lilpjourney Seorang travel blogger Indonesia yang suka jalan-jalan menyusuri keindahan alam berbalut adat dengan aroma secangkir kopi.

2 Replies to “Sehari Beriwisata di Banjarmasin, Kemana Aja Sih?”

  1. kangen Banjar kalau begini hehehe
    mba putri stay di banjar dari tahun berapa? dulu aku ke banjar taun 2011 kayaknya. waktu itu akhirnya keluar jalan sama traveler traveler lokal banjar

Tinggalkan Balasan

Hi! Terimakasih telah berkunjung. Silahkan isi nama dengan link blog (contoh lilpjourney.com) biar bisa blog walking. Jika ada pertanyaan dan diskusi silahkan tinggalkan komentar ya