Lilpjourney Seorang travel blogger Indonesia yang suka jalan-jalan menyusuri keindahan alam berbalut adat dengan aroma secangkir kopi.

Mengenal dan Belajar Optimalisasi SEO On Page

3 min read

apa itu seo on page
optimalisasi seo on page
Apa itu SEO On Page? Yuk terapkan 7 parameter SEO On Page ini

Lilpjourney.com | Blogger Story – Belajar SEO harusnya menjadi pelajaran wajib bagi seorang blogger. Gue pernah berada disebuah pemikiran “yang penting tulisannya bagus”. Tapi buat apa tulisan bagus kalau nggak ada yang baca? Nah itulah alasan kenapa seorang blogger wajib belajar SEO. Kali itu gue mau bahas tentang SEO on page dan cara untuk optimalisasinya.

Apa itu SEO On Page? 

SEO on page merupakan optimalisasi SEO yang berfokus dari dalam blog/konten, sehingga mudah dipahami oleh pengunjung blog. Saat kita menulis artikel, pastikan artikelnya SEO friendly. Saat artikel kalian sudah SEO friendly, tentu hal ini punya dampak positif yaitu artikel kita dapat masuk peringkat teratas google dan mengalahkan kompetitor.

Lantas apa saja sih yang kita perlukan agar artikel kita SEO friendly? Setidaknya kalian harus melakukan optimalisasi konten dengan 7 parameter SEO on page ini agar artikel kalian mudah ditemukan di halaman google.

Optimalisasi SEO On Page dengan 7 Parameter

7 Parameter SEO On Page

Nah dari beberapa kelas SEO yang pernah gue ikuti, setidaknya seorang blogger harus menerapkan 7 parameter SEO On Page untuk optimalisasi dalam setiap pembuatan artikel. Optimalisasi yang dilakukan mulai dari penentuan keyword hingga share di sosial media.

1# Gunakan Keyword di Judul untuk Optimalisasi SEO On Page

Saat kalian ingin membuat artikel, jangan lupa tentukan dulu keywordnya. Keyword utama yang digunakan dalam pembuatan artikel maksimal berisi 4 kata.

Kemudian sisipkan keyword di judul. Panjang judulnya juga jangan terlalu panjang, cukup 55 karakter saja.

Contoh

Keyword : Kelas SEO

Judul : Pengalaman Mengikuti Kelas SEO

2# Pastikan ada Keyword di Permalink

Tau kan permalink itu apa? Permalink itu ya link artikel kalian. Pastikan saat membuat permalink ada keywordnya juga ya. Panjang permalink yang SEO Friendly pun nggak lebih dari 75 karakter di mulai dari huruf “h” pada https.

Pastikan permalink kalian ini dibuat dengan sederhana. Biasanya gue bikin permalink sesuai dengan keyword yang gue gunakan.

Contoh 

Keyword : Kelas SEO

Pemalink : https://www.lilpjourney.com/kelas-seo-online/

Oh iya, ini juga salah satu alasan bikin alamat blog jangan kepanjangan. Hehehe.

3# Isi Deskripsi Artikel Harus ada Keyword 

Hayo siapakah di sini yang malas isi deskripsi artikel? Dulu pas awal gue nge blog juga males dan bahkan nggak mau tau tentang deskripsi artikel. Terakhir malah gue salah isi deskripsi artikel. Hahaha.

Jadi ternyata saat kalian membuat artikel baik di platform WordPress ataupun Blogspot, wajib isi deskripsi artikel dan harus menyisipkan keyword. Kenapa sih harus repot-repot bikin deskripsi blog?

Coba deh bayangin kalian beli buku, eh di belakangnya nggak ada sinopsisnya. Apakah menarik? Nah begitu lah kira-kira cara Google bekerja membaca konten yang kita buat.

Panjang deskripsi blog pun jangan kepanjangan, maksimal 150 karakter untuk Blogspot atau 160 karakter untuk WordPress. Kalau kelebihan? Bisa mengurangi nilai SEO!

Deskripsi artikel pada blogspot
Deskripsi artikel pada blogspot
Deskripsi artikel pada wordpress
Deskripsi artikel pada wordpress

4# Gunakan Struktur Paragraf H1, H2, H3, H4

Kenapa harus menggunakan struktur paragraf ini? Ya coba banyangin kalian baca buku tanpa sub judul. Melempeng gitu dari judul sampai kalimat terakhir.

Seru nggak? Pasti enggak dong. Begitupun di mata SEO. Sebuah artikel akan lebih bagus SEO nya kalau di dalamnya ada H1, H2, H3 dst.

Tapi yang perlu kalian garis bawahi adalah H1 cukup digunakan 1 kali. Dan itu letaknya di judul. Jadi di dalam artikelnya jangan ada H1 ya. Kalian bisa menggunakan H2 dan seterusnya.

Tidak kalah penting, pada H2, H3 dan seterusnya ada keyword. Nggak perlu di semua H2 atau H3. Tapi cukup di H2 satu kali dan di H3 satu kali.

Contoh

Keyword : kelas SEO

H1 (Judul) : Pengalaman Mengikuti Kelas SEO

H2 : Apa Saja Materi Kelas SEO?

H3 : Belajar SEO On Page di Kelas SEO

Catatan :

Komposisi penggunaan H1, H2, H3 harus urut. Jangan sampai setelah menggunakan H2 langsung ke H4.

5# Jangan Asal Upload Gambar

Parameter SEO On Page yang sering diabaikan adalah masalah gambar. Padahal sebaiknya sebelum mengupload gambar ke dalam artikel blog, harus di rename dulu sesuai dengan keyword yang kita gunakan.

Jangan sampai masih ada gambar dengan nama WhatsApp-Image. Setelah di upload pun kalian harus mengisi alternative (alt) image dan title nya.

Kenapa sih harus repot-repot mengisi alt image dan title? Karena Google membaca tulisan bukan foto. Bagaimana cara Google membaca foto? Ya dengan mengisi alt image dan title.

Gue pernah membuat sebuah percobaan baru-baru ini. Gue sadar tulisan gue akan tenggelam dengan tulisan media lokal/nasional. Akhirnya gue optimalisasi gambar diartikel itu.

Artikel gue terpental dinomor 60, tapi gambarnya berhasil masuk di baris kedua Google.

Contoh 

Keyword : kelas SEO

Nama Foto : kelas-seo.jpg

Alt-image : kelas SEO premium

Title : serunya ikut kelas SEO premium

6# Menggunakan LSI Keyword dan Keyword Turunan

LSI keyword adalah salah satu trik untuk meminimalisir penggunakaan kata kunci yang berlebihan. Tapi udah tau belum sih LSI Keyword yang benar itu seperti apa? Langsung ke contohnya ya.

Contoh LSI keyword

Keyword : kelas SEO

LSI Keyword : kursus SEO, kelompok belajar SEO

Keyword : Tri Rismaharini

LSI Keyword : Menteri Sosial 2020, walikota Surabaya ke 15

Sedangkan keyword turunan adalah kata kunci yang memiliki hubungan dengan kata kunci utama. Fungsi penerapan keyword turunan ini adalah untuk memenangkan pencarian kata kunci di Google.

Contoh keyword turunan

Keyword : kelas SEO

Keyword turunan : materi kelas SEO, pemateri kelas SEO, biaya kelas SEO, kelas SEO online

7# Share Ke Media Sosial Penting untuk Optimalisasi SEO On Page

Buat apa sih share link tulisan ke sosial media? Social signal. Lagi pula nggak ada ruginya loh. Malah bagusnya kalian akan mendapatkan view tambahan untuk artikel yang kalian share. Jadi jangan males share artikel ke media sosial ya!

Coba deh sesekali cek Google Analytic kalian. Masuk ke bagian “akuisisi”, lalu pilih ringkasan. Dari sini kalian bisa melihat dari mana sih pengunjung blog kalian berasal? Apakah share media sosial ini punya pengaruh pada pengunjung blog.

melihat trafik blog dari medsosKesimpulan

Nah bagaimana, apakah selama ini kalian sudah optimalisasi artikel dengan 7 parameter SEO On Page di atas? Jika belum yuk terapkan mulai sekarang juga. Semoga artikel Mengenal dan Belajar Optimalisasi SEO On Page bisa memberi manfaat untuk teman-teman pembaca ya.

PS
Peluk dari jauh

Lilpjourney Seorang travel blogger Indonesia yang suka jalan-jalan menyusuri keindahan alam berbalut adat dengan aroma secangkir kopi.

3 Replies to “Mengenal dan Belajar Optimalisasi SEO On Page”

  1. useful banget mba Put tulisannya bantu banget buat aku yang bingung pas mau benerin SEO, blogku ternyata ga sehat, baca ini jadi dapat insight

Tinggalkan Balasan

Hi! Terimakasih telah berkunjung. Silahkan isi nama dengan link blog (contoh lilpjourney.com) biar bisa blog walking. Jika ada pertanyaan dan diskusi silahkan tinggalkan komentar ya