Lilpjourney Seorang travel blogger Indonesia yang suka jalan-jalan menyusuri keindahan alam berbalut adat dengan aroma secangkir kopi.

Jurnal Kopi : Kedai Kopi Moela Banjarmasin

2 min read

moela coffee banjarmasin
moela coffee
Moela Cofee Banjarmasin | Dok Pribadi

Lilpjourney.com | Banjarmasin – Sepertinya dunia kopi saat ini menjadi salah satu topik yang seru untuk diperbincangkan. Berbagai kedai kopi baru muncul dengan beragam tema untuk menarik pengunjungnya. Dan kali ini, gw lagi nyaman sama kedai kopi “Moela Coffee”.

Put sini, ke kedai temen aku – ajak Kak Hata.

TITIK TEMU

moela coffee
Moela Cofee Banjarmasin | Dok Pribadi

Kedai kopi yang berada tepat di perempatan Mulawarman Kelurahan Teluk Dalam, Banjarmasin ini bisa dibilang unik. Salah satu uniknya karena letaknya strategis di daerah Mulawarman (salah satu sentral pendidikan di Banjarmasin) dan tepat di pojok perempatan. Seinget gw sih, dulu tempat ini warung nasi gudeg. Dan entah sejak kapan diakuisisi oleh mereka. Hahaha.

Lantas kenapa sih namanya Moela Coffee?

Kalau mau arti sederhananya sih karena lokasinya di Mulawarman. Tapi karena Mula Coffee sudah ada, kami menggunakan ejaan dulu : Moela Coffee. Kebetulan kan kedainya juga di rumah Banjar. Jadi pas lah, klasik gitu – tutur bang Agus, si barista.

Tapi setelah ngobrol dengan salah satu ownernya, ternyata ada cerita seru dibalik nama Moela Coffee. Seperti Moela yang bisa didefinisakan sebagai permulaan. Kebetulan Moela Coffee ini ada 5 orang dibalik layar. Mereka sama-sama pernah sekolah di Mulawarman, teman masa sekolah lebih tepatnya. Jadi Mulawarman adalah permulaan pertemanan mereka dan tempat permulaan pertemuan mereka lagi yang setelah lulus sekolah melanjutkan kuliah/kerja ke luar kota akhirnya berkumpul lagi di Mulawarman ini. Menarik!

Kedai Moela Coffee ini juga merupakan permulaan mereka, yang orang-orang lama (old, maybe hahaha), untuk ngumpul bareng lagi, menyambung silahturahmi dan mulai bisnis kopi. Karena pada dasarnya mereka juga sekumpulan orang yang suka ‘ngopi’ sampai akhirnya punya keinginan untuk punya kedai kopi sendiri.

Susah loh menyatukan 5 kepala dalam satu bisnis. Bentur sana, bentur sini sampai akhirnya bentuk – tutur si abang owner.

SIGNATURE ITU? SAMA TAPI BEDA
moela coffee
Moela Cofee Banjarmasin | Dok Pribadi

Mungkin kalau signature dinilai dari pemilihan tempat, sudah ada beberapa coffee shop di Banjarmasin yang mengusung tema Banjarmasin, menggunakan rumah Banjar sebagai tempat kedai seperti Biji Kopi Kedai Enjoy. Kalau signature didefinisikan dari menu, pasti banyak kedai yang punya menu yang sama.

SAMA. Sama bukan berarti nggak bisa berbeda. Kaya orang pacaran nih. Istilahnya sama : pacaran, tapi bisa dengan orang yang berbeda, cerita berbeda. Hahaha – tutur bang Agus.

Okay gw setuju dengan penjabaran dia. Lantas apa signature dari Moela Coffee?

Kita punya ‘Ice Signature Moela’ sebagai signature dari Moela Coffee. Sama-sama kopi susu, tapi berbeda dengan kopi susu lainnya. Karena kopi susunya sekilas like beer dari looknya. Ada buihnya gitu. Next time you have to try it!

 

Ice Signature Moela | Dok Moela Coffee

Berbicara signature, nanggung kalau nggak bahas menu dan harga. Wajarloh, kalau mereview tentang food and beverages ngomongin harga. Biar lebih menarik orang untuk datang.

Seperti kedai kopi pada umumnya, Moela Coffee punya menu manual brew seperti V60, Aeropress dan Frenchpress, lalu ice/hot coffee dengan campuran matcha, hazelnut dan papermint. Nggak doyan kopi? Tenang, mereka juga menyediakan minuman non-kopi untuk kalian yang nggak doyan kafein, seperti Ice/Hot Matcha, Thai Tea dan Choco Matcha. Kalau untuk makanan/cemilan mereka punya noodle of Indonesia, kentang goreng dan banana of Indonesia. Tapi tetep, kalian harus cobain ICE SIGANTURE MOELA ketika kemari. Bisa request : kopinya jangan terlalu banyak yaaa.

Nah untuk harga, kedai Moela Coffee ini punya rate harga anak sekolahan – mahasiswa. Untuk coffee di bandrol 17-18K sedang non-coffee only 15K. Dan untuk cemilannya cuma 8K. Murang banget kan!


BINCANG KOPI
moela coffee
Eh salah dong pegang kettle nya | Dok Pribadi

Moela coffee sebenernya masih dalam tahap renovasi, karena masih banyak interior yang bakalan melengkapi Moela Coffee. Bertema klasik sederhana dengan memaksimalkan kemampuan baik dari segi tempat yang memang udah klasik, hingga memaksimalkan skill barista dan peralatan yang ada.

Kami masih mencari beberapa barang-barang klasik seperti radio tahun 80-an dan dekorasi vintage lainnya untuk menonjolkan kesan klasik dari Moela Coffee ini. Tapi seperti yang kalian tau, membangun tempat usaha klasik itu interiornya lebih mahal dan susah dicari – tutur si abang owner.

Ngomongin kedai kopi, kayanya nggak seru kalau nggak bahas kopinya. By the way guys, barista disini mempunyai pengetahuan tentang kopi yang keren. Sharing dunia kopi pun seru. Dan pertama kali gw kesini, gw cobain racikan V60 dengan beans Sigararutang dari Office Coffee. Boleh ngomongin rasanya nggak? Dari segi amatiran aja sih : clear body dan brownsugar taste kalau nggak salah inget.

Cewek yang suka V60 itu special loh. Hahaha – gombal si abang barista.

Jadi kapan kita ngopi bareng disini? Mungkin bisa sambil ngerjain deadline, karena wifi available here. Atau sekedar ngumpul buat nongkrong seru? Yuk lah!

PS
Peluk dari jauh

————-
MOELA COFFEE 
Instagram : @moela.coffee
Jam buka 11.00 am – 11 pm
Harga 8K – 18K IDR
Wifi : available

Lilpjourney
Lilpjourney Seorang travel blogger Indonesia yang suka jalan-jalan menyusuri keindahan alam berbalut adat dengan aroma secangkir kopi.

16 Replies to “Jurnal Kopi : Kedai Kopi Moela Banjarmasin”

  1. Saya amat suka kopi, tapi masih dalam tahap kopi instan di pasaran, hahhah, *tutup muka pakai bantal*. Pengin ih mencoba berbagai macam kopi yang namanya masih asing di telinga ini. Tapi kudu ke Banjarmasin yak, hiks.

  2. Ternyata nama moela coffee ini bnyk sejarah jg ya, wajar sih namamya moela coffee .. Untuk aku yg bkn penikmat kopi kayaknya mau coba mnuman non kopinya aja deh karena kbetulan suka matcha aplg hrganya terjangkau ya lbh ccok utk ngobrol sma temen2 lama hehe

  3. Aku pengen bgt coba signature kopi nya. Tp Berhubung aku tu agak2 sensi sama kopi,biasanya kalo minum kopi yang asli banget langsung deg2an jadi agak takut nyoba. Hiks mgkn kalo kesana aku pesan matcha saja

  4. Waduh, ini klasiknya ala Indonesia gitu ya. Selama ini kedai kopi yang aku tahu cuma ada gaya klasik eropa atau apalah dari luar negeri. Ini klasiknya Indonesia banget ih. Keren…

Tinggalkan Balasan

Hi! Terimakasih telah berkunjung. Silahkan isi nama dengan link blog (contoh lilpjourney.com) biar bisa blog walking. Jika ada pertanyaan dan diskusi silahkan tinggalkan komentar ya