Lilpjourney Seorang travel blogger Indonesia yang suka jalan-jalan menyusuri keindahan alam berbalut adat dengan aroma secangkir kopi.

Migrasi dari Blogspot ke WordPress

1 min read

blogger story
transisi blogspot ke wordpress
Cerita Migrasi Blogspot ke WordPress

Lilpjourney.com | Journey – Yay! akhirnya di awal tahun 2020 ini salah satu resolusi gue terpenuhi. Ada yang bilang jika tahun berganti berarti kita punya 366 (tahun ini tahun kabisat) kesempatan baru. Dan tepat 1 Februari 2020 gue berhasil mengucap selamat tinggal dengan ‘blogger’ dan bertemu teman baru ‘wordpress’ . Pertimbangannya untuk konversi dari blogspot ke wordpress memang cukup berat. Selain karena biaya tetapi juga ‘belum akrab dengan wordpress’. Well ini cerita migrasi blog ke WordPress.

KENAPA NEKAD PINDAH?

bawang-emotikon-set-2-70

Yah banyak pertanyaan temen-temen blogger yang bertanya-tanya alasan gue nekad percakapan. Salah satu alasannya karena tampilan wordpress lebih menarik. Lalu ada juga yang landing halaman yang mampu mempercantik tulisan. Eh boong deh. Ada faktor di mana banyak pengguna wordpress yang menang lomba blog. Tapi gue pribadi pernah kok memenangkan lomba pertama kali dan itu saat gue menjadi pengguna blogspot.

Migrasi ini pun gue lakuin dengan penelitian yang nggak hanya dari satu cerita blogger tapi beberapa. Dari cerita beberapa blogger itu menarik kesimpulan itu:

  1. Halaman arahan sangat membantu tentang artikel agar lebih cantik.
  2. Ada plugin yang memiliki fungsiinya untuk membantu dalam optimasi pada halaman SEO
  3. Lebih ramah untuk menaikan DA dan PA
RIBET NGGAK SIH?

bawang-emotikon-set-2-8

Ya! Ribet. Tentu saja ribet. Dituntut untuk belajar. Banyak artikel yang perlu dibaca dan dibaca. Salah satunya: bagaimana cara menulis di wordpress yang baik? Jadi jangan heran jika kamu membuka riwayat browsing gue di PC, laptop atau HP isinya tentang wordpresss. Beruntungnya proses perbaruan ini disupport oleh Mas Richo .   Terimakasih sudah begadang ya mas. Wkwkwkwk.

Oh iya, keribetan pertama saat proses migrasi ini adalah memahami bagian-bagian dalam wordpress. Bukan deh. Tapi ada sebuah tugas besar : mengganti foto thumbnail postingan blog. Kan nggak keren kalau foto yang tampil di review post berupa kotak dengan tanda tanya. Nah jika di blogspot foto thumbnail diambil dari foto pertama yang diupload pada artikel, di wordpress kita perlu setting foto thumbnail pada bagian featured image.

bawang-emotikon-set-2-3

Salah satu alasan kenapa gue mau sesegera mungkin pindah ke wordpress ialah jumlah artikel gue belum begitu banyak, masih 85 artikel. Nah untuk memasang/mengedit foto thumbnail  dalam 85 artikel dan mengcategorikan artikel gue perlu waktu 3 hari . Bayangkan saja jika kalian ada 500 post, berapa lama proses edit foto thumbnail ini? Hehehe. Semangat!

Kalau biasa di blogger gue mainan coding, disini gue mainan tap tap tap eeeh jangan sampai salah tap. Dimarahin Mas Richo kalau berantakan . Nah selama 2 hari jadi user wordpress, gue udah dua kali dong ganti tema.

APA SIH KEUNTUNGAN MIGRASI?

bawang-emotikon-set-2-51

Sejauh ini apa sih yang gue rasakan dari migrasi ini? Keuntungan dalam 5 hari ini adalah blog gue terlihat lebih cantik. Hehehe. Daaaan gue lebih rajin nulis (yaiyalah Bambang, bayar mahal masa males nulis! ). Oh iya satu lagi, sebelum migrasi gue sempat ganti tema blog dengan tema yang ‘personal branding’. Tapi beberapa teman blogger berpendapat : Putri, blog kamu jadi lelet deh. Nah untungnya walaupun sama-sama menerapkan tema ‘personal branding’, tapi proses loading di wordpress ini lebih cepat. Dan jika kalian membuka di laptop bakalan puas banget dengan tampilan full screennya. Hehehe

Demikianlah kisah peningkatan ini akan bersambung setelah mendapat keuntungan lain. Rekomended nggak sih buat transportasi? BANGET. Hehehe. Tapi jika punya artikel lebih dari 500, gue nggak beruntung karena tentu saja perlu waktu yang cukup lama untuk membahas artikelnya, kecuali penulis blognya memang suka tantangan

PS
Peluk dari jauh

Lilpjourney Seorang travel blogger Indonesia yang suka jalan-jalan menyusuri keindahan alam berbalut adat dengan aroma secangkir kopi.

4 Replies to “Migrasi dari Blogspot ke WordPress”

  1. Saya dulu juga pakai wordpress Mbak, wordpress gratisan tapi, wkwkwk.

    Waktu mau men-TLD-kan blog saya, saya jadi pindah ke blogspot karena masalah biaya tadi, ahahaha, *bloggerkere*.

    Kalau masalah biaya dikesampingkan, saya absolutely bakalan milih wordpress juga. IMO, kalau pakai wordpress tampilannya tampak lebih profesional dan benar tampilannya juga lebih cantik and banyak plugin-plugin kerennya juga ^_^

    1. waaah keren mba Ira. saya sebenernya lumayan mikir, tapi karena mumpung artkel banyak dan tentu saja karena mau mempercantik blog saat ikut lomba saya pun memacu diri : gpp deh demi meningkatkan kualitas

  2. Katanya selain cantik, memang untuk pulgin-plugin di wordpress itu banyak yang menunjang SEO. Tapi masalah biaya tadi aku gak sanggup dulu hhehe. Apalagi soal kapasitas hostingnya. Tapi emang cantik bangeeeeet. Sukaaa. Keren Kak Putri hehe. Btw berapa nih biaya hostingnya? hehe

Tinggalkan Balasan

Hi! Terimakasih telah berkunjung. Silahkan isi nama dengan link blog (contoh lilpjourney.com) biar bisa blog walking. Jika ada pertanyaan dan diskusi silahkan tinggalkan komentar ya