Lilpjourney Seorang travel blogger Indonesia yang suka jalan-jalan menyusuri keindahan alam berbalut adat dengan aroma secangkir kopi.

Cloud Kitchen Indonesia: Cara Mudah Menentukan Harga Jual Makanan

3 min read

Cloud Kitchen IndonesiaBisnis Kuliner| Finance – Sekitar dua tahun lalu, aku dan seorang teman pernah berencana membuka sebuah co-working space. Diperjalanan merencanakan cafe tersebut, kami yang belum punya pengalaman bisnis kuliner pun mengalami kendala. Ternyata cara menentukan harga jual makanan itu tidaklah mudah. Andai dulu kami tau ada Cloud Kitchen Indonesia.

Bisnis Kuliner di Banjarmasin

Di Kota Banjarmasin sendiri perkembangan bisnis kuliner pada lima tahun ke belakang mengalami banyak peningkatan. Terlebih sektor cafe dan coffee shop. Saat ini ada kurang lebih 100 cafe dan coffee shop yang beroperasional di Banjarmasin. Keren nggak tuh?

Bisnis kuliner bisa dibilang salah satu usaha paling menjanjikan untuk para pemula. Terlebih saat ini bisnis kuliter tak hanya sekadar tentang rasa saja tapi juga konsep tempat, variasi makanan, serta seberapa Instagramable produk dan tempat bisnis tersebut.

Sadar nggak sih, saat awal pandemi dan banyak orang terdampak hingga kehilangan pekerjaan banyak yang banting setir menjajal usaha kuliner loh. Terlebih saat ini bisnis kuliner sangat terbantu dengan adanya layanan pesan antar online berbasis aplikasi.

Cara Menentukan Harga Makanan

Saat akan memulai bisnis co-working space dulu, aku pernah belajar cara menentukan harga makanan. Tentu saja hal ini perlu diperhatikan di awal agar bisa meminimalisir kerugian.

Harga jual = Harga pokok produksi + keuntungan yang diinginkan

Harga pokok produksi = Biaya operasional yang dikeluarkan per periode : jumlah produk yang dapat dijual per periode.

Menariknya saat itu teman ku bilang bahwa sekecil apapun biaya produksi harus selalu dicatat. Termasuk biaya bensin ke pasar dan membeli pulpen. Secara singkat dia memberikan rincian biaya produksi itu termasuk :

  1. Biaya sewa tempat
  2. Beli peralatan dapur dan interior
  3. Gaji karyawan
  4. Pembayaran wifi, air, dan listrik setiap bulan
  5. Biaya maintenance
  6. Biaya lain-lain harus dianggarkan

Belum lagi jika tempat usaha kalian itu kalian bangun dari nol bukan sewa. Tentu berbeda lagi perhitungannya.

Baca Juga :

Pengertian Cloud Kitchen

Cloud Kitchen adalah sebuah ruangan berukuran besar berisi banyak dapur yang disewakan kepada para pemilik bisnis kuliner yang membutuhkan tempat kerja/tempat mengolah menu makanan. Di sinilah letak efisiensinya. Bukankah daripada membangun kantor/tempat usaha, lebih terjangkau menyewa untuk menghemat ongkos produksi?

Masih bingung ya. Okay aku jelasin lagi. Kalian pernah nggak sih ke food court? Di sana tentu ada banyak pilihan makanan dari berbagai penjual bukan? Nah seperti itulah gambaran Cloud Kitchen. Bedanya kita hanya bisa membeli makanan dengan cara delivery atau pesan antar.

Konsep Cloud Kitchen oni sudah ada sejak tahun 2013 dan pertama kali diperkenalkan oleh perusahaan makanan asal India, Rebel Food. Di Indonesia sendiri konsep “dapur satelit” ini mulai diperkenalkan sejak 2019. Kemudian pandemi datang, memaksa kita membatasi aktivitas termasuk membeli makanan ke luar rumah. Jadi peluang bisnis kuliner ini tentu sangat menguntungkan.

Manfaat Cloud Kitchen untuk Bisnis

Pada era industri 4.0 ini tentu tidak hanya mempengaruhi pada kecanggihan teknologi saja. Tapi juga berimbas pada bisnis food and beverage. Menurut majalah Fortune, konsumen akan selalu menuntut sebuah produk yang variatif dan lebih transparan dalam memberikan informasi, tidak terkecuali untuk produk makanan dan minuman.

Presiden Joko Widodo pun menetapkan sektor food and beverage sebagai salah satu sektor usaha yang diprioritaskan dalam proyek yang bertajuk Making Indonesia 4.0. Seluruh pelaku bisnis makanan harus mampu dan mau untuk selalu beradaptasi dengan teknologi dan tren kebutuhan masyarakat.

Salah satu bentuk kemajuan teknologi di bidang food and beverage ialah munculnya Cloud Kitchen dengan berbagai manfaat antara lain

1# Memerlukan Modal Kecil

Seorang pebisnis pemula biasanya mempunyai modal terbatas. Aku pun pernah mengamati beberapa tempat usaha yang diawal lebih memilih untuk menyewa tempat ketimbang membangun. Hal ini di karenakan saat kita membangun tentu perlu biaya sangat banyak. Jika kita menyewa tentu biayanya menjadi lebih sedikit dan modal yang ada bisa kita alihkan untuk membeli peralatan masak dan kebutuhan penunjang bisnis lainnya seperti kemasan.

2# Dapat Menekan Biaya

Selain menghemat modal, tentu banyak biaya yang bisa kita tekat jika menggunakan sistem Cloud Kitchen. Jadi di dapur satelit ini kita tidak hanya sewa tempat saja, tapi sudah lengkap dengan peralatan dapur, biaya operasional (listri dan air), dan tidak perlu membeli meja dan kursi (karena sistem delivery).

3# Higienitas Tempat Terjamin

Karena menggunakan konsep pesan antar, tentu tidak akan terjadi kerumunan bukan? Tentu konsep ini sangat tepat jika kita gunakan di masa pandemi ini.

4# Punya Risiko Kecil

Makanan akan diolah saat ada pesanan masuk. Jadi ini meminalisir kerugian karena makanan basi atau tidak laku. Di mata konsumen, tentu ini hal yang menyenangkan karena bisa menyantap makanan dalam kondisi fresh.

5# Menjangkau Banyak Pelanggan

Bisnis delivery makanan memang sangat menguntungkan saat ini. Aku beberapa kali mau makan tengah malam. Tapi tempat makan/warung disekitar sudah tutup. Solusinya ya delivery makanan. Jadi konsep cloud kitchen ini bisa menjangkau pelanggan lebih luas.

Cloud Kitchen Indonesia

Walaupun di Indonesia konsep ini masih sangat baru, aku merekomendasikan Cloud Kitchen Indonesia : Telepot Co-Kitchen.

Dapur satelit pertama milik Telepot Co-Kitchen ini berada di Kemang, Jakarta Selatan. Sebuah lokasi yang strategis untuk usaha kuliner karena cukup dekat dengan banyak apartemen, kantor, serta perumahan. Saat ini sudah ada 90 dapur yang dimiliki Telepot, dan masih akan terus bertambah mengingat semakin banyaknya permintaan.

Penasaran dengan Telepot Co-Kitchen? Ini dia keunggulan yang dimiliki :

1# Dapur dengan Fasilitas Lengkap

Jika kalian menyewa cloud kitchen di Telepot Co-Kitchen, tentu kalian nggak perlu bingung mencari dan membeli peralatan dapur. Karena dapur yang ada di Telepot memiliki fasilitas yang lengkap dan berkualitas.

2# Didukungan dengan Pengembangan Bisnis

Sebagai bisnis kuliner online, tentu foto produk sangat berpengaruh pada minat beli pelanggan. Nah oleh karena itu Telepot Co-Kitchen juga membantu para pebisnis dalam mengembangkan usahanya dengan menyediakan studio foto untuk membuat foto produk dan dapur yang didesain dengan estetis untuk kebutuhan marketing. Jika kalian menggunakan cloud kitchen Indonesia Telepot Co-Kitchen kalian juga akan diberikan fasilitas data analisis performa usaha dan strategi bisnis yang dibutuhkan oleh semua penyewa!

3# Simpel dan Praktis

Sebagai pebisnis pemula, tentu yang kita perlukan akan proses yang simpel, efektif, dan efisien. Proses memulai usaha menjadi lebih mudah dan praktis saat kalian menggunakan cloudn kitchen. Prosesnya pun hanya perlu waktu kurang dari 30 hari untuk memulai bisnis kuliner!

Kesimpulan

Memulai bisnis kuliner dengan cloud kitchen Indonesia tentu merupakan sebuah pilihan yang tepat saat ini. Di mana kita bisa memulai bisni dengan modal yang minim tapi mendapatkan fasilitas yang sangat lengkap.

Jadi sudah siap untuk memulai bisnis kuliner dengan cloud kitchen Indonesia Telepot Co-Kitchen? Yuk gabung sekarang juga!

PS
Peluk dari jauh

Lilpjourney Seorang travel blogger Indonesia yang suka jalan-jalan menyusuri keindahan alam berbalut adat dengan aroma secangkir kopi.

6 Replies to “Cloud Kitchen Indonesia: Cara Mudah Menentukan Harga Jual Makanan”

  1. Konsep yang keren. Semoga dapur satelit ini nantinya juga ada di seluruh daerah Indonesia ya, khususnya di Kalimantan Selatan

  2. Bagi para calon pengusaha kuliner bisa banget nih menggunakan Cloud Kitchen Indonesia. Rekomendasi yang bagus ini.

  3. Wah pas banget Eny baca tulisan ka putri Eny pengen open bisnis makanan nih nice info bgt kak hhi

  4. cloud kitchen ini maksudnya nyewain dapur buat usaha kuliner gitu kah? mantap nih inovasinya

Tinggalkan Balasan

Hi! Terimakasih telah berkunjung. Silahkan isi nama dengan link blog (contoh lilpjourney.com) biar bisa blog walking. Jika ada pertanyaan dan diskusi silahkan tinggalkan komentar ya