Tuesday, October 15, 2019

HOBBY TRAVELLING OUTDOOR? KENAPA ENGGAK! ADA MEGA TRAVEL CARE | LIL P JOURNEY


Bali | Dok Pribadi
MEGA TRAVEL CARE - Sebagai pekerja kantoran yang dituntut dengan banyak deadline kerja dan seringnya juga mengalami beberapa tekanan kerja, pergi berlibur menjadi salah satu agenda wajib buat gue. Entah berlibur menikmati suasana kota atau mencari ketenangan di alam. Minat gue terhadap kopi sejak 2015 turut menuntun gue untuk berpetualang di alam. Waktu itu pilihan pertama untuk melepas penat adalah Kota Banyuwangi, kota yang terkenal dengan Kawah Ijen dengan api birunya yang hanya ada dua di dunia. Pukul 2 pagi mulai mendaki dan berhasil mencapai kawah sekitar pukul 4.30 pagi, sensasi pendakian itu masih bisa gue rasakan hingga saat ini. Selepas dari Kawah Ijen, gue berkeliling Kota Banyuwangi dengan sepeda motor. Serasa anak touring.

DOYAN NAIK PESAWAT DAN JADI ANAK TOURING DADAKAN

Suasana Badara yang Selalu Beda dan Bikin Kangen |  Dok Pribadi

Rasa kangen akan petualangan ala anak touring pun menuntun gue untuk berpetualang lagi. Kali ini Pulau 'Dewata' Bali menjadi pilihan. Setelah melakukan perjalanan dari Banjarmasin ke Surabaya dengan pesawat, perjalanan pun gue lanjutkan dengan Kereta Mutiara Timur Malam menuju Stasiun Karangasem Banyuwangi. Sampai pukul 5 pagi di Banyuwangi dan langsung ambil sepeda motor dipenyewaan, gue melanjutkan perjalanan ke Bali melalui penyeberangan Ketapang - Gilimanuk. Sensasi berlibur ke Bali kali ini pun serasa perjalanan transportasi lengkap : naik pesawat, kereta, kapal dan berkeliling dengan motor.

Ready for Touring! | Dok Pribadi
Ternyata liburan itu menimbulkan candu dan rindu. Tiga bulan paska perjalanan ke Bali, September 2017 gue mengajukan cuti kerja (lagi). Kali ini pulau Sulawesi menjadi sasaran perjalanan. Empat penerbangan gue booking untuk perjalanan kali ini. Diawali perjalanan keliling Kota Makassar, lalu ke esokan harinya melanjutkan penerbangan Makassar - Kendari untuk menikmati eksotisme perkampungan Suku Bajo yang berada di tengah lautan selama 3 hari lamanya. Puas berjemur dan menikmati sensasi menerjang hujan badai laut Indonesia Tengah, gue pun kembali ke Makassar dan akan langsung melanjutkan perjalanan ke Toraja dengan sleeping bus selama 8 jam.

Ritual Ma'nene' Toraja | Dok Pribadi

Siapa yang tak mengenal Toraja. Salah satu kota di Indonesia yang ditengah semua modernisasi tapi masih sangat kental menjaga adatnya dan budayanya. Sebut saja pesta kematian 'mahal' masyarakat Toraja yang bisa menelan biaya hingga ratusan bahkan milyaran rupiah 'Rambu Solo', atau ritual penggantian baju mayat 'Ma' Nene'. Selain wisata budaya, Toraja juga menawarkan banyak wisata alam yang menantang. Ditunjang dengan infrastruktur jalan yang memadai, berwisata di Toraja bisa nyaman dilakukan dengan sepeda motor. Jalan menanjak dan tikungan tajam memberikan sensasi tersendiri. Dan ternyata, Toraja tidak cukup hanya di kunjungi satu kali.
Singapore | Dok Pribadi
Sebagai seorang wanita normal yang suka berbelanja, gue juga perlu liburan ala anak kota yang suka nge-mall. Kali ini Singapore menjadi pilihan. Di awal tahun 2018, gue memutuskan solo trip ke Singapore. Perjalanan Banjarmasin - Jakarta, Jakarta - Singapore pun gue tempuh. Sedikit melelahkan memang, terlebih harus berganti terminal. Siapa yang tak suka Singapore. Negara mungil dengan lambang Singa ini memang surganya mereka yang hobby shopping dan menikmati berbagai teknologi buatan manusia, sebut saja Garden by the Bay yang begitu megah dan selalu ramai pengunjung. Transportasi di Singapore pun cukup mudah di pahami. MRT menjadi transportasi pilihan setiap kali gue ke Singapore.

Muda berkelana, tua bercerita. Sesimple itu gue pengen nikmatin hidup.
KEPINCUT KEINDAHAN ALAM TORAJA 
Kampung Ollon Toraja | Dok Pribadi
 Hi ini Putri dari Banjarmasin yang kemarin datang ke Toraja kan? Apa kabar? Agustus main ke Toraja lagi dong, ada ritual Ma' nene' yang hanya 3 tahun sekali loh." sapa salah satu teman yang tidak sengaja ketemu di perjalanan ke Toraja kemarin.

Agustus 2018 pun gue berangkat lagi ke Toraja. Image Solo traveller pun tersemat. Bisa dibilang perjalanan kali ini lebih nekad karena gue belum tau dimana lokasi Ma' Nene', ritual penggantian baju mayat. Sedikit horor memang. Dan ini real. Mayat yang menjadi mummy petinya dibuka dan bajunya digantikan dengan baju baru. Dan sepertinya gue mulai jatuh cinta dengan kota ini. Perjalanan jauh Banjarmasin-Makassar 1 jam dengan pesawat dan dilanjutkan perjalanan darat selama 8 jam dengan sleeping bus pun tidak menjadi hambatan. Terhitung hingga Oktober 2019, gue udah bolak-balik Toraja sebanyak 6 kali. Dan gue paling suka keliling Toraja, dimana secara topografi merupakan daerah pegunungan, menggunakan sepeda motor. Selain itu, alih-alih menginap di Rantepao, pusat kota Toraja Utara, gue lebih suka tinggal di rumah warga di pegunungan Sesean.

Tiga dari enam perjalanan gue ke Toraja, gue nikmati dengan motor trail. salah satunya saat gue pengen banget ke Kampung Ollon yang hanya bisa di tempuh dengan mobil yang biasa digunakan offroad atau motor trail karena berada dipegunungan Toraja dengan jalanan yang extream. Kamoung Ollon dijuluki sebagai Bukit Teletubbies Toraja dan mirip dengan pegunungan di Switzerland. 

Cukup nekad memang untuk ukuran seorang solo traveller perempuantapi suka berlibur outdoor dan mendatangi tempat-tempat yang jauh dengan medan jalan extream. Beberapa teman bahkan menegur untuk mengurangi hobby gue yang suka hilang dan tiba-tiba  sudah ada di luar kota, baru turun gunung atau tiba-toba di luar negeri. Wajar mereka khawatir, karena gue seringnya memang jalan sendiri ke tempat yang belum banyak di explore orang. Resiko kecelakaan mengintai sewaktu-waktu.

TRAVELLER HARUS SADAR PERLINDUNGAN DIRI
Sebelum Menerjang Laut Sulawesi | Dok Pribadi
Sudah hampir empat tahun gue menyukai travelling, terutama outdoor yang sangat riskan dengan kecelakaan. Setiap travelling gue selalu menggunakan pesawat yang tidak hanya berisiko kecelakaan tapi juga seringnya mengalami keterlambatan. Selain itu, hobby touring dadakan pun juga punya resiko kecelakaan yang tinggi.

Sebagai seorang traveller yang sadar betul dengan keselamatan selama melakukan perjalanan dan risiko kecelakan, gue pun melindungi diri selain dengan pengetahuan tentang lokasi travelling gue juga dengan proteksi diri. Mega Insurance menjadi pilihan gue untuk perihal proteksi. 

Sejak awal 2019 Bank Mega sudah menjadi sahabat gue untuk urusan keuangan dan gue pun pengguna aktif kartu kredit Bank Mega. Banyaknya promo dan merchant  yang bekerja sama dengan Bank Mega, menjadi salah satu pertimbangan gue menggunakan kartu kredit Bank Mega. Bahkan ada diskon sampai 50% hotel di Bali yang telah bekerja sama dengan Bank Mega. 

Selain kemudahan yang diberikan oleh Bank Mega, kali ini Bank Mega melalui Mega Insurance mengeluarkan layanan proteksi untuk kalian hobby travelling, Mega Travel Care. Berkomitmen menjadi perusahaan asuransi terpercaya dengan layanan cepat dan nyaman, Mega Insurance fokus pada kenyamanan pelanggan.


Biarkan kaki kalian melangkah dengan tenang dan nyaman bersama kemudahan Mega Travel Care.


Kenapa sih harus Mega Travel Care? Dengan premi yang terjangkau, kita bisa mendapatkan perlindungan diri dan manfaat yang maksimal. Layanan Mega Travel Care ini tersedia untuk domestik dan internasional dengan manfaat yang bikin tarvelingmu menyenangkan :
  • Ganti Rugi Akibat Pembatalan Perjalanan. Kalian yang hobby travelling mungkin ada yang pernah mengalami pembatalan atau penundaan perjalanan diluar kuasa kalian pemegang polis yang membuat kalian kehilangan deposit atau memerlukan biaya akomodasi tambahan. Tenang bagi kalian pemegang polis Mega Travel Care, biaya akomodasi atau hilangnya deposit karena pembatalan atau penundaan perjalanan akan diganti rugi oleh Mega Insurance.
  • Perlindungan Bagasi dan Barang Pribadi. Pernah kehilangan bagasi? Atau bagasi kalian tertinggal di tempat asal padahal kalian sudah sampai di tujuan? Kesel kan? Mega Insurance memberikan layanan bagasi dan barang-barang pribadi selama perjalanan terhadap pemegang polis. Layanan perlindungan ini mencakup keterlambatan dan kehilangan bagasi yang meliputi barang-barang pribadi seperti dokuman dan bahkan uang tunai!
  • Evakuasi Medis dan Repatriasi. Mega Insurance memberikan layanan evakuasi dan perawatan medis akibat kecalaan yang terjaladi selama pemegang polis melakukan perjalanan. Selain biaya evakuasi dan perawatan medis, tersedia pula layanan repatriasi medis yakni pemulangan ke negara asal dengan alasan medis dan juga pemulangan jenazah apabila pemegang polis meninggal dunia saat perjalanan berlangsung

Lengkap bangetkan manfaat yang ditawarkan oleh Mega Travel Care  ini. Syarat untuk daftar Mega Travel Care ini pun mudah. Bagi kalian yang ingin traveling bersama keluarga, peserta Mega Travel Care yang berumur 45 hari sudah bisa didaftarkan sebagai peserta. Dan untuk yang berumur 71-80 tahun pun masih bisa daftar dan mendapat jaminan 75%. Dan jangan lupa untuk menyiapkan kartu identitas kalian sebelum mendaftar.
Siap Menerjang Badai di Laut Sulawesi | Dok Pribadi
Walau sudah terlindungi layanan Proteksi Diri dari Mega Insurance, sebagai traveller yang hobby outdoor, naik motor keliling kota orang dengan medan yang nano-nano (seringnya sih jalan terjal dan berbatu serta tikungan tajam dengan jurang pada sisi kanan/kirinya), menjelajah kebun kopi di pegunungan dan hobby naik kapal/perahu untuk ke pulau kecil di tengah laut, tentunya gue sangat perlu melengkapi proteksi dengan Mega Travel Care. Biar gue bisa menjelajah alam dari Sabang hingga Merauke atau ke luar negeri sekalipun tanpa rasa khawatir. Dan bicara manfaat dari Mega Travel Care terdapat Jaminan Perluasan yang mencakup perlindungan isi rumah dari kebakaran, gue sangat tergiur. Terlebih dimusim kemarau seperti saat ini, Kota Banjarmasin mempunyai resiko kebakaran yang cukup tinggi. Sering terjadi kebakaran rumah kalau musim kemarau dan gue sering travelling saat musim kemarau, biar tidak terjebak hujan saat travelling. Karena tinggal sendiri, saat traveling gue sering was-was kalau-kalau terjadi kebakaran. Dengan manfaat Mega Travel Care selain memproteksi diri tapi juga rumah saat LDR-an pas travelling bikin gue travelling lebih nyaman.

Jadi, untuk kalian yang hobby travelling mending langsung kepoin Mega Travel Care untuk mendapatkan berbagai manfaat proteksinya.

PS
Peluk dari jauh
Share:

14 comments:

  1. Wah ada perlindungan diri buat traveller ya, liburan jadi lebih mudah ya kalau begini karena ga was-was lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener banget qaqa yima. jadi tambah betah jd traveler >.<

      Delete
  2. Mau dong ikut liburan. kalau nanti ada rencana mau kemana kasih tau ya. baru tau juga nih ada perlindungan buat para traveller, bisa tuh menyisihkan buat perlindungan selain biaya untuk berangkat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. boleh kak... tahun depan ada kok rencana libuaran hehehe
      preminya masuk akal dan perlindungannya maksimal banget kak mega travel care ini ^^

      Delete
  3. Asuransi buat traveler keren ih, apalagi buat para solo traveller. Jadi gak khawatir lg kalo terjadi apa2 .. semoga next time bisa jalan2 ke tempat unik kya kak put

    ReplyDelete
  4. Mega travel care itu asuransi buat traveler ya? Kalau dipikir banyak kemungkinan yang bakal terjadi emang ya kalau outdoor gitu. Yah meski gak menutup kemungkinan indoor jg ada kesempatan hehe

    ReplyDelete
  5. Wah baru tau ada mega travel care, jadi lebih nyaman ya Travelling ing ya sekarang karena rasa was-wasnya bisa berkurang. Happy Travelling mbak!

    ReplyDelete
  6. duuh..baca dan juga akhirnya nulis tentang traveling jadi bikin kangen berkelana deh. terakhir karena kepo tentang open trip trus ikutan wahaha..gilaa beneran capek di jalan & ngikut rute travel. berasa artis dikejar show buat konser wkwkwk.

    ReplyDelete
  7. Aku selalu ngiler tiap kali mb putri ad bahas selingan ttg toraja. Pengen banget euy kesana. Smg nanti bs barengan mb putri kesana. Biar jadi guide nya nanti.. Haha

    ReplyDelete
  8. Aku suka nih klo kita traveler ada semacam proteksi gitu. Jadi lebih aman dan nyaman pasti nya. Selain itu juga kalo sudah menyangkut otdooer untuk liburan udah gak was was lgi hihi.

    ReplyDelete
  9. keren ih putri berani solo travelling. kalau aku baru 1 kali jalan-jalan sendirian dan setelah itu lebih sering ada temannya

    ReplyDelete
  10. Solo teavelling itu menantang banget..perlu nyali dan keberanian lebih buat menjelajah. Salut buat putri.

    ReplyDelete
  11. Jika traveling solo memang risikonya cukup tinggi dan dengan adanya asuransi sangat membantu jika ada hal yang urgent. Menarik sekali informasi soal ini. Aku saja tidak kepikiran untuk asuransi ini meski suka traveling. Bisa dicoba nih

    ReplyDelete
  12. duh Toraja ...

    Tulisan ini bikin mupeng banget #hiks :D :D

    ReplyDelete

Hello! Terimakasih sudah mampir. Sertakan alamat blog ya...biar kita bisa ngopi bareng #eeh