Wednesday, May 8, 2019

JURNAL KOPI : MENGENAL VARIETAS KOPI | LIL P JOURNEY

Sesean Suloara | Dok.Pribadi

LilPJourney.blogspot.com | Kopi - Warnanya sama, hitam. Tapi siapa sangka salah satu minuman terlaris dan paling di gemari semua kalangan di dunia ini mempunyai segudang cerita. Mungkin selama ini yang paling akrab di telinga kita kopi itu : arabika dan robusta, tapi ternyata bukan hanya sebatas itu. Ternyata si hitam teman begadang ini punya banyak varietas.

Kalau dulu gw mengenal kopi hanya sebatas teman begadang ngejar tugas kuliah dan skripsi, tapi setelah jadi penikmati kopi di kedai kopi, pemikiran gw tentang kopi berubah. Kalau awalnya gw cuma antusias dengan latte art, semakin kesini semakin gw penasaran, ada apa sih sama si hitam yang dari cangkirnya mampu tercipta berbait-bait puisi ini.

Dan ternyata semakin gw banyak kepo, semakin gw tau complicated nya si hitam lebih parah dari pada hubungan kamu sama doi yang nggak jelas-jelas. Hahaha. Dan Jurnal Kopi kali ini akan membahas tentang varietas kopi yang tersebar di seluruh dunia.

Kopi Arabika Sesean | Dok Pribadi
BOURBON

Variestas kopi ini mempunya rasa yang manis, kompleks dan mempunya kehalusan tersendiri. Menariknya varietas kopi bourboun ini sangat rapuh dan hasil buah dari setiap pohonnya tidak sebanyak varietas lainnya.

Dijuluki sebagai 'kopinya kopi' dikarenakan varietas kopi ini memegang peranan penting bagi perkembangan kopi di dunia.Varietas kopi ini lahir dari arabika yang di oleh orang Perancis dari Yaman dan ditanam di Pulau Bourbon. Akibat perubahan iklim dan kondisi tanah yang berbeda membuat kopi arabika ini bermutasi menjadi varietas baru yang kemudiakan dinamakan bourbon.

Varietas kopi bourbon umumnya berwarna merah, namun kadang terjadi mutasi alami sehingga lahirlah dua varietas baru yaitu yellow bourbon dan orange bourbon dengan karakteristik rasa yang berbeda.

TYPICA

Typica dijuluki sebagai bapak dari kebanyakan varietas kopi. Maka tak heran bila varietas kopi ini paling penting dan berkontribusi pada perkembangan kopi dunia. Di Indonesia sendiri varietas kopi ini di bawa oleh Belanda pada zaman kolonial.

Typica merupakan kopi arabika pertama yang masuk ke Indonesia. Akibat serangan hama karat daun varietas kopi ini dinyatakan punah. Tapi saat ini turunan varietas kopi ini dapat kita temukan pada kopi bergendal dan sidikalang.

CATURRA

Varietas kopi caturra merupakan hasil dari mutasi alami bourbon yang dikembangkan pertama kali di Brazil. Tapi varietas ini pertama kali ditemukan di Kolombia, Kostarika dan Nikaragua. Varietas kopi ini mempunyai ciri yaitu pohonnya yang kerdil.

Karakter body varietas kopi low to medium dengan tingkat kemanisan yang lebih rendah daripada bourbon. Varietas kopi ini tumbuh di Amerika bagian selatan.

CATUAI

Varietas kopi turunan dari caturra yang disilangkan dengan salah satu varietas kopi dari Brazil ini memiliki keunikan karena mengandung unsur kopi robusta pada buahnya. Hal ini kemudian menyebabkan rasa bitterness yang kuat dan low acidity. Walaupun sedikit pahit, tapi after taste kopi ini fruity dan herbal dlavor pada setiap cangkir kopinya.

Varietas kopi ini banyak dibudidayakan di daerah Timur Indonesia dan Amerika.

ETHIOPIA HEIRLOOM

Sebagai negara asal tanaman coffeea, Ethiopia memiliki banyak sekali varietas kopi arabika yang bukan turunan dari typica. Saat ini ada banyak sekali varietas kopi yang tumbuh liar hasil kawin silang alami. Ethiopia Heirloom merupakan varietas wildflower yang berasal dari hutan kopi di bagian barat daya Ethiopia. Setiap desa di daerah ini menghasilkan varietas kopinya sendiri yang terbentuk secara turun temurun sejak berabad silam dari tanah, ketinggian dan cuaca. Dari sinilah muncul nama Heirloom yang mempresentasikan varietas liar di Eithopia.

Kopi Sesean | Dok Pribadi
Belakangan ini saat membaca tentang kopi semakin gw ngerasa ilmu gw masih sangat-sangat kurang, dan kopi yang gw minum masih kurang bervariasi. Pada akhirnya gw mengaamiini perkataan salah satu temen gw yang berprofesi sebagai barista :
Kopi itu bukan cuma latte art, bukan cuma tentang rasa enak satu kedai kopi sampai kamu nyaman. Kamu harus eksplor lidah kamu di berbagai kedai kopi. Beansnya sama tapi kalau proses dan roastinganya beda, baristanya beda, metodenya beda, you will find another taste.
Sampai disini gw ngerasa nyesel banget kemaren waktu ke Toraja nggak ketemu sama petani kopi yang bener-bener paham sampai : ini varietas apa ya yang di pakai? Waktu itu ilmu gw masih sebatas : arabika, robusta, liberika dan tiberika. Dan ternyata banyak banget yang harus di gali dari emas hitam ini. Bahkan varietas kopi yang dibahas hanya sebagian kecil dari banyaknya varietas kopi di dunia.

Karena emas hitam yang sesungguhnya dipetik bukan digali. 

PS
Peluk dari jauh
Share:

0 comments:

Post a Comment

Hello! Terimakasih sudah mampir. Sertakan alamat blog ya...biar kita bisa ngopi bareng #eeh