Monday, December 9, 2019

JURNAL KOPI : TORAJA ART COFFEE, SPECIALTY TORAJA ARABICA SAPAN | LIL P JOURNEY

Toraja Art Coffee | Dok Pribadi

Lilpjourney.com | TORAJA - Toraja is alwasy good idea. Enam kali ke Toraja sepertinya nggak bikin gue bosan. Selalu ada cerita baru, coffee shop baru, orang baru dan petualangan baru. Kali ini, gue berhasil memenuhi bucket list coffee shop yang pengen gue kunjungi saat ke Toraja. Namanya Toraja Art Coffee. Coffee shop spesialisasi kopi Toraja Sapan. Percayalah, cerita coffee shop kali ini unik dan ternyata berkaitan dengan perjalanan Toraja gue sebelumnya.

SEMUA GARA-GARA KOPI

Kete Kesu Toraja | Dok Pribadi

Menurut Wikipedia, Toraja merupakan suku yang menetap di pegunungan bagian utara Sulawesi Selatan. Diperkiraan saat ini terdapat 1 juta jiwa suku Toraja yang sebagian besar tinggal di Toraja Utara dan Tana Toraja. Dahulu, masyarakat Toraja menganut kepercayaan animisme yang dikenal dengan Aluk To'dolo. Kata Toraja sendiri berasal dari bahasa Bugis To' Riaja yang berarti orang yang tinggal di negeri atas.

Petualangan gue di Toraja bermula pada September 2017. Saat gue dan dia masih berada di zona aman. Sama-sama suka kopi dan jalan-jalan membuat kami nyambung hingga berjam-jam telpon di macetnya Kota Surabaya atau saat dia melakukan perjalanan Surabaya - Banyuwangi. Sampai akhirnya tiba-tiba kami bertemu di Makassar. Dia hendak ke Toraja, sedang gue ke Kendari. Dan akhirnya kami ngopi di coffee shop Toarco.

Lu kapan ke Toraja? Gue udah balik nih. 'Tar gue kirimin itinerary tempat wisata di Toraja ya. Lu cuma satu hari aja kan disana? Terus jangan lupa langsung beli tiket bis buat pulang malamnya," ujarnya saat telpon di whatsapp.
Baca Juga : 5 Coffee Shop di Toraja yang Wajib Kamu Kunjungi

Sayangnya, gue nggak mengindahkan saran dia untuk membeli tiket bis pulang. Hingga akhirnya, satu kata "Halo" dari Om Fyant Layuk membuat gue kembali ke Toraja untuk datang ke acara ma' nene'. Dan untuk pertama kalinya gue bener-bener jatuh cinta, pada Toraja. Kota yang menjadi salah satu icon pariwisata Indonesia karena kekayaan budaya dan kopinya.

Menurut beberapa artikel yang pernah gue baca. Kopi Toraja Sapan meruapakan salah satu kopi terbaik Indonesia. Tumbuh di dataran tinggi dengan ketinggian 1400-2100 masl yang beriklim tropis, membuat kopi Toraja Sapan mempunyai karakteristik rasa yang unik. Menurut gue pribadi, kopi Toraja Sapan ini memiliki body yang full, dengan tingkat keasaman yang rendah khas buah-buahan seperti apel hijau serta after taste dark chocolate.


Ya, sebenarnya kopi lah yang membuat gue berpetualang di Toraja. Tepatnya, 'dia' lah pengantar gue di Toraja. Membuat gue tertarik dengan Toraja karena cerita-cerita dia tentang pemakaman milyaran rupiah hingga mummy yang bisa berjalan. Dan karena Torajalah, dia pada akhirnya memilih untuk tidak menjadi apa-apa. Milih mencipta zona nyamannya bersama wanita yang saat ini sudah menjadi travelmatenya. Selamat!

Karena kopi gue dan dia berkenalan dan bertualang. Karena kopi gue dan om Fyant saling menyapa di dalam bis Toraja-Makassar dan menjadi cerita manis tersendiri dalam perjalanan gue di Toraja. Hingga akhirnya, karena kopi blog ini hidup dan mempunyai banyak cerita.

Baca Juga : Mengenal 'Queen of Coffee' Toraja Sapan
 
TORAJA, DESEMBER 2018

Harusnya saat itu gue kembali ke Toraja untuk datang ke acara Rambu Solo' Oma dari Om Fyant.Tapi karena banyak hal, akhirnya gue memutuskan untuk indie menikmati Toraja di rumah mama Sarjani dan menjelajah Kampung Ollon.

Padahal aku udah bawain coklat natal buat kamu om," ketik gue di kolom chat Line.
Sore itu, saat gue mengejar festival kopi yang menjadi rangkaian dari Lovely December di Ke'te Kesu', gue bertemu tiga mahasiswa dari Makassar. MerekaAsmita, Chaliq dan Umaryang mengambil program studi Desain Komunikasi Visual sedang mengerjakan tugas akhir: membuat film dokumenter. Chaliq mengambil tema Kopi Toraja Sapan untuk proyek filmnya. Dari Chaliq inilah gue tau coffee shop Toraja Art Coffee.

Tongkonan Kale Landorundun | Dok Pribadi

Perihal kopi Toraja Sapan, yang mendapat julukan Queen of Indonesia Coffee, pernah gue ulas pada artikel Jurnal Kopi : Mengenal 'Queen of Coffee' Kopi Toraja. 70% kopi Toraja Sapan grade 1 secara konsisten telah di ekspor ke Jepang. Ialah PT. Toarco Jaya yang secara legal memiliki izin untuk mengekspor kopi Toraja Sapan.

Dan luar biasanya benang merah Toraja ini membawa gue secara tidak sengaja menginap di tengah perkebunan kopi milik PT. Toarco Jaya yang sayangnya sudah tidak beroperasi. Ingat bukan di awal gue ada menyinggung tentang Toarco. Ya. Ini perusahaan yang sama.

Baca Juga : Landorundun, Sang Putri Rapunzel Toraja

BUKAN SEKEDAR COFFEE SHOP

Oktober, 2019

Sekecil apapun keputusan yang gue ambil, gue nggak pernah menyesali itu. Termasuk ketika gue nekad ke Toraja pada bulan Agustus 2019 kemarin untuk ke acara Peresmian Pasar Hutan Bambu To'kumila. Dan ketika kembali kerja, tiba-tiba gue dipindahkan ke bidang lain tanpa penjelasan. Hehehe. Kaget? Jelas. Tapi sebagai bawahan gue bisa apa selain mentaati perintah atasan bukan?

Tapi beruntungnya setelah gue pindah, gue punya jam kerja dan hidup yang lebih teratur. Bahkan gue bisa lebih mudah mengajukan cuti. Seperti saat Oktober gue tiba-tiba kebelet pengen ke Toraja. Sebenernya gue ke Toraja saat itu tanpa tujuan jelas. Mungkin hanya melarikan diri dari rutinitas, menjenguk mama Sarjani dan berkunjung ke coffee shop yang direkomendasikan Chaliq, Toraja Art Coffee.

Hallo om Fritz. Saya Putri dari Banjarmasin. Teman Chaliq mahasiswa Makassar yang kemarin membuat video tentang kopi Toraja Sapan jika om Fritz masih ingat. Saya sedang berada di Toraja dan berencana untuk berkunjung ke coffee shop Toraja Art Coffee. Apakah buka pada hari Minggu?" ketik gue di kolom chat whatsapp.
Minggu pukul 10 pagi, bersama si mas, gue sampai di Toraja Art Coffee. Walaupun awalnya kami sempat kebingungan karena om Fritz hanya memberi arahan : di Lembah Keramat dekat pertigaan arah Tikala dan di depannya ada patung salib.
Toraja Art Coffee | Dok Pribadi

Jika diperhatikan dari depan, Toraja Art Coffee ini lebih mirip rumah seniman ketimbang coffee shop. Di terasnya ada deretan lukisan yang digantung pada dinding coffee shopnya. Kursinya terbuat dari kayu, sedang mejanya ada yang terbuat dari marmer. Sangat artistik untuk 'coffee shop'. Oh iya, di sisi kanannya ada gazebo dan kolam ikan. Tanaman merambat dan pohon hias menghiasi pekarangan Toraja Art Coffee. I felt home. Betah banget berlama-lama disini. Apalagi tanpa kipas angin, Toraja berhawa dingin.
Toraja Art Coffee | Dok Pribadi

Kedatangan gue saat itu disambut oleh Kak April dan putri kecilnya yang baru berusia 40 hari. Kata Kak April, om Fritz sedang menjemput tamu dari kementerian UKM Provinsi Sulawesi Selatan. Setelah mendapat izin dari Kak April, gue masuk ke bar Toraja Art Coffee. Disana ada banyak sekali pilihan roast beans. Oh tentu saja, gue pengen cobain Toraja Pulu-pulu Wine. Salah satu kopi mahal karena menggunakan proses fermentasi atau biasa disebut 'wine proses'.

Baca Juga : Mengenal Proses Pengolahan Kopi Pasca Panen

Saat sedang menyelidiki koleksi buku, om Fritz datang bersama Pak Aziz. Kami pun langsung berjabat tangan dan saling memperkenalkan diri. Jujur saja, saat melihat om Fritz pertama kali yang ada dikepala gue : mungkin beliau mempunyai gen Indonesia-Jepang. Berbeda dengan kebanyakan orang Toraja yang pernah gue temui, Om Fritz mempunyai mata sipitnya dengan tatapan yang tajam, perawakannya tinggi dengan kulit kuning langsat dan rambut panjang yang diikat seperti samurai Jepang, memberikan kesan khas diingatan gue.

Toraja Art Coffee | Dok Pribadi

Membicaran konsep coffee shop, sepertinya kesan art di Toraja Art Coffee ini tak jauh dari kecintaan Om Fritz terhadap seni. Selain sebagai coffee shop dan tempat memproses kopi, Toraja Art Coffee juga merupakan tempat berkumpulnya para seniman Toraja, entah untuk belajar ataupun untuk forum diskusi.

SEJAK 1999

Om Fritz ternyata bukan orang sembarangan di dunia kopi. Beliau sudah terjun di dunia kopi sejak 1999 dengan mengekspor kopi ke Jepang. Sedang Toraja Art Coffee sendiri mulai roasting kopi sejak 2009.

Dulu iya, saya menjual green beans dan kopi gabah. Tapi sekarang, Toraja Art Coffee yang tidak hanya coffee shop tapi juga micro roastery, hanya menyediakan yang sudah di roasting. Dimana dari pemetikan sampai roasting kami lakukan sendiri," tutur Om Fritz.
Berbagai macam green beans Toraja Art Coffee | Dok pribadi

Tidak heran jika di Toraja Art Coffee ini menyediakan kopi dengan berbagai macam proses. Bahkan Om Fritz dengan antusias mengeluarkan koleksi green beansnya. Ada Toraja Sapan dengan Honey dan Full Wash proses, serta ada juga Toraja Pulu-pulu, jenis kopi Toraja yang saat ini sedang naik daun karena punya taste yang unik, dengan proses Natural dan Wine.

Green beans kopi diletakkan om Fritz dalam sebuah wadah atau mangkuk yang terbuat dari gerabah dengan ditopang tulang kerbau setinggi kurang lebih 50 cm serta pada bagian kakinya juga terbuat dari gerabah. Semerbak harum green beans membuat gue sejenak terhipnotis. Apalagi saat mencium aroma green beans dengan proses wine. Wow! Harum banget.
Bersama Om Fritz (baju kuning) dan Pak Aziz di Toraja Art Coffee | Dok Pribadi
Berbicara tentang mangkuk yang digunakan sebagai wadah green beans, Om Fritz pun menuturkan bahwa wadah 'mangkuk' ini bukan sembarang mangkuk. Karena dulu, mangkuk ini hanya boleh dipakai oleh kaum bangsawan Toraja. Biasanya mangkuk ini digunakan untuk tempat makan saat acara-acara adat. Jadi, apakah beliau juga dari keluarga bangsawan Toraja? Simak ceritanya sampai akhir ya.

Berbicara tentang kopi Toraja Sapan, saat ini sebenarnya sangat sulit untuk mendapatkan kopi Toraja Sapan yang asli. Saya yang orang Toraja saja kalau tidak jeli bisa mendapatkan grade 2 atau malah bukan Toraja Sapan. Sampai akhirnya saya memilih selain memetik kopi dari perkebunan kopi milik keluarga saya, saya juga memetik dari perkebunan kopi milik petani kopi di Sapan langsung," tutur om Fritz.
Salah satu temen gue yang berprofesi sebagai barista pernah menuturkan bahwa petani kopilah yang  paling tau karakter sebuah kopi, sedang barista hanya eksekutor terakhir. Hampir 20 tahun berkecimpung di dunia kopi, tak heran om Fritz mempunyai indra kopi yang tajam khususnya Toraja Sapan. Hebatnya, beliau tidak hanya sebagai eksekutor akhir, tapi dari pembibitan, penanaman, pengontrolan kualitas di perkebunan kopi bahkan beliau lakukan sendiri. Tidak hanya itu, beliaupun tidak segan untuk berbagi ilmu tentang kopi ke petani kopi. Contohnya saat pemetikan cherry kopi, agar menghasilkan green beans yang berkualitas, hanya cherry yang benar-benar berwarna merah sempurnalah yang boleh di petik. Untuk yang berwana hijau atau kuning jangan dipetik. Tujuannya selain untuk mendapatkan green beans yang berkualitas, tapi juga untuk mengangkat nilai jual si kopi.
 
Toraja Art Coffee | Dok Pribadi


Jadi dengan latar belakang pengetahun tentang kopi yang begitu luas, nggak salah kalau gue memberi label beliau sebagai 'petani kopi paling keren' kan? Oh iya, Kak April, istri om Fritz juga bukan perempuan sembarangan loh. Kak April selain mahir memainkan perannya di dapur, dia juga mahir dalam roasting dan brewing kopi. Pasangan yang luar biasa keren kan?!

Saat gue menyinggung tentang Toraja Kalosi pun Om Fritz mengatakan bahwa untuk saat ini alangkah baiknya jika ingin mendapatkan kopi Toraja yang berkualitas bisa datang ke pasar kopi di Toraja. Itupun harus hati-hati agar benar-benar mendapatkan kopi Toraja Sapan yang asli. Sedang Kalosi sendiri merupakan pasar kopi di Enrekang, bukan Toraja.

Jadi dulu sebelum akses jalan mudah seperti sekarang, para petani kopi dari Sesean menjual kopinya di pasar Kalosi, karena akses jalan ke Kalosi lebih mudah di lalui dari pada ke pasar kopi di Toraja. Jadi kalau dulu Kopi Toraja Kalosi memang berasal dari Toraja, untuk saat ini sepertinya pembeli harus lebih jeli," cerita om Fritz.

BENANG MERAH 

Seperti yang gue ceritakan di awal, benang merah cerita gue di Toraja ini nyata adanya. Dan secara kebetulan orang-orang yang gue kenal di Torajapun saling mengenal satu sama lain. Bermula dari pertanyaan Om Fritz dimana gue biasa menginap saat di Toraja dan gue menyebut di Tongkonan Kale Landorundun milik mama Sarjani La'lang.

Sebentar, bagaimana bisa kamu kenal dengan tante Sarjani? Beliau itu keluarga saya. Yang kemarin meninggal di Landorundun itu, nenek saya," tutur Om Fritz.
Rest in peace oma
Dan sebenernya gue merasa "wow" saat itu. Nggak menyangka bahwa Om Fritz dan Mama Sarjani berkeluarga. Foto di atas adalah Almh. Ne' Le'bok, mama dari mama Sarjani yang pada bulan bulan September telah berpulang.

Satu fakta tentang Toraja lainnya yang baru saja gue tau saat om Fyant mengirim foto 'seseorang' yang duduk di kursi dan dibelakangnya ada banyak kain tenun yang di gantung pada dinding tongkonan. Awalnya gue nggak ngeh, gue kira foto 'kain tenun', setelahnya om Fyant baru menjelaskan, bahwa ada tradisi di Toraja jika seorang meninggal dan jenazahnya didudukan di kursi, maka upacara adatnya akan menjadi salah satu upacara adat besar. Bisa dikatakan beliau dari keluarga bangsawan.

Jadi sudah bisa menarik kesimpulan bukan?

Kemarin aku ke tempat om Fritz untuk foto acara anaknya. Aku tau tongkonan tempat kamu biasa nginap. Yang punya tongkonan keluarga Om Fritz kan,” tutur om Fyant saat kami sedang video call.
Sampai akhirnya, semua orang dalam ceritaku saling kenal. Lucu ya?

By the way, kemarin mama Sarjani memberi kabar. Oktober 2020 rencananya Oma akan di Rambu Solo'.


Jadi, Toraja Art Coffee bukan hanya rumah untuk om Fritz menuangkan idealismenya tentang kopi. Tapi juga tempat gue menemukan kepingan cerita manis tentang Toraja. Terimakasih banyak untuk Om Fritz dan Kak April yang sudah bersedia menceritakan banyak hal tentang kopi Toraja. Semoga putri kecil kalian akan menjadi Q Grade kopi handal. Hehehe.


PS
Peluk dari jauh

Share:
Continue Reading →

Thursday, November 28, 2019

TIPS AND TRICK : PERLENGKAPAN KESEHATAN YANG WAJIB DIBAWA SELAMA TRAVELING | LIL P JOURNEY

Ransel Merah Jambu
Lilpjourney.com | Tips & Trick - Sebagai seorang solo traveler, gue dituntut untuk bisa menjaga diri sendiri selama bepergian. Segala keperluan pribadi harus gue siapkan dengan matang tanpa terlewat satupun. Prinsip gue : usahakan untuk tidak merepotkan siapapun. Walaupun seringnya bepergian dadakan, tapi gue punya 2 pouch yang ready dibawa kapan saja, shower kit dan perlengkapan kesehatan.

Bagi gue perlengkapan kesehatan itu penting banget. Karena untuk orang yang hobby di jalan, kecelakaan bisa terjadi sewaktu-waktu. Nah berikut ini perlengkapan kesehatan yang wajib gue bawa :

# Obat Pengering Luka

Ini salah satu obat peling penting yang harus gue bawa. Untuk obat pengering luka, gue pakai bioplacenton karena berguna untuk mengobati luka terbuka ataupun luka bakar.

# Plester, Perban dan Kain Kasa

Karena sering jalan, biasanya tumit kaki gue lecet. Jadi biasanya gue tempel plester biar tetep nyaman jalan. Tapi beda lagi kalau luka karena kecelakaan. Dari pada menggunakan plester, gue lebih suka menggunakan perban dan kain kasa. Tapi bersihin lukanya dulu sih.

# Minyak Angin

Pernah pas lagi traveling sendirian, tiba-tiba badan merah-merah semua. Untungnya bawa minyak angin yang bisa meredakan gatal akibat gigitan serangga dan alergi.

# Cream Pereda Nyeri

Namanya juga suka, cream pereda nyeri ini wajib banget dong. Gue sih pakai Counterpain untuk urusan nyeri otot ataupun sendi.

# Obat Pribadi

Mefinal
Karena gue pernah kecelakaan yang mengakibatkan gue harus merasakan dinginnya ruang operasi, gue selalu bawa Mefinal. Salah satu obat rujukan dokter jika sewaktu-waktu nyeri pada bekas luka operasi gue kambuh. 

Biogesic
Obat ini cocok buat gue sewaktu mengalami demam

Gazero
Begah sewaktu diperjalanan itu nggak enak banget. Jadi gue selalu bawa gazero yang cocok buat meredakan begah.

# VITAMIN

Karena bepergian akan menguras banyak energi, alangkah baiknya selain makan teratur juga diimbangi dengan asupan vitamin. Kalau vitamin biasanya gue selalu bawa Imboost dan Vitacimin C.

Selain enam items di atas, gue juga selalu bawa tisu, handuk kecil, hand sanitizer, pantyliner, pembalut, tumbler serta kotak bekal yang berisi cemilan hehehe. Segala perlengkapan kesehatan yang gue perlukan harus gue sediakan sendiri. Bahkan kadang bisa juga untuk pertolongan ke orang lain.

Penting diingat untuk selalu mengutaman selamatan dan kesehatan selama bepergian ya temen-temen traveler. Jangan sampai karena kecelakaan atau kondisi tiba-tiba drop perjalanan kalian jadi kurang menyenangkan. Nah itu tadi perlengkapan kesehatan yang wajib aku bawa, kalau kalian selalu bawa apa aja nih? Share di kolom komentar yaaa.

PS
Peluk dari jauh

Share:
Continue Reading →

Tuesday, November 26, 2019

PAKET TRIP : OPEN TRIP TANA TORAJA | LIL P JOURNEY


Hello temen-temen pembaca LilPJourney.com atau kalian yang sedang nyasar kesini karena mencari informasi pelaksanaan upacara adat dan open trip ke Toraja, kali ini Lil P Journey mau ngajak temen-temen untuk menelusuri keindahan alam dan budaya Toraja.

Dalam open trip kali ini, kalian akan menyaksikan upacara adat langka Ma' Nene' (Penggantian Baju Jenazah). Pelaksanaan trip ini akan dipandu oleh local guide. Jadi untuk kalian yang suka mengejar cerita cocok banget untuk ikut open trip ini.

By the way, karena Open Trip Lil P Journey dibuka karena suka jalan dan nongkrong di coffee shop, tentunya kita bakalan nongkrong juga di coffee shop yang kekinian dan instagramable : Glamour Camping (Glamping) Kapitoo. Kalian bisa menikmati pilihan menu yang sudah disiapkan oleh team kami :
# Coffee or non coffee
# Main course 
# Snack


Itinerary sebagai berikut :

Hari Pertama

Perjalanan Makassar - Toraja ditempuh dalam waktu 7-8 jam. Jadi direkomendasikan mengambil pesawat malam untuk efisiensi waktu.

21.00 Penjemputan Bandara 

Hari Kedua 

Hello! Selamat datang di Toraja!
# Check in Hotel
# Sarapan dan Istirahat
# Hunting Pasar Hutan Bambu
# Menuju Lokasi Ma' Nene'
# Makan Siang di Tongkonan Kale Landorundun
# Kalimbuang Bori (Situs Menhir)
# Makan Malam di Glamping Kapitoo Cafe

Glamping Kapitoo
Hari Ketiga

# Hunting Sunrise
# Sarapan
# Kete' Kesu (Desa Adat Tertua Toraja)

# Lemo
# Patung Yesus Burake dan Jembatan Kaca
# Makan Siang
# Agrowisata Pango-pango
# Makan Malam
# Kembali ke Makassar 

Hari Keempat

Bonus jalan-jalan di Makassar ya. Mandi dulu ya di hotel dan sarapan.

# Ramang-ramang
# Losari
# Fort Roterdam  

Gimana serukan itinerarynya!

JADWAL : AGUSTUS 2020

Biaya Open Trip 2.350.000/pax.
Minimum 6 pax, Maximum 18 pax.

Booking dan pertanyaan (wa/call/text) +62 89 7141 8636

Biaya Sudah Termasuk
# Transportasi Makassar - Toraja
# Hotel di Toraja (1 kamar untuk 2 orang)
# Tiket objek wisata
# Tiket jembatan kaca di Burake (berani dong ya jalan di jembatan kaca)
# Makan sesuai di itinerary
# Makanan lokal Toraja (halal food)
# Guide Lokal Toraja

Biaya Tidak Termasuk :
# Tiket Pesawat ke dan dari Makassar

SETIAP PESERTA AKAN MENDAPATKAN GOODIE BAG BERISI TUMBLER DAN SYAL TENUN TORAJA. 

Selain open trip ini, kalian bisa request trip di waktu yang kalian mau. Syaratnya minimum pax 6 orang yaaa.
Bisa kurang dari 6 orang, tapi budgetnya akan di up ya.

Senang bisa bertemu dan mengajak kalian merasakan petualangan di Toraja yang selama ini selalu diceritakan di blog ini. 

Jadi, yuk gabung Open Trip Toraja bersama Lil P Journey. 
Share:
Continue Reading →

Thursday, November 21, 2019

BANJIR TAWARAN MENULIS DI ERA DIGITAL MARKETING LIFE HACKS | LIL P JOURNEY



DOMAINESIA - Di era yang serba digital seperti sekarang, mempermudah manusia dalam memenuhi kebutuhannya. Tak terkecuali dalam memenuhi kebutuhan pelaku bisnis bidang marketing. Menjadi blogger sejak SMP dan mulai konsisten menekuni dunia travel blogger 6 bulan terakhir dengan rutin menulis serta mengupgrade blog menjadi TLD, ternyata mendatangkan banyak manfaat. Terutama setelah blog gue menjadi TLD. Salah satunya mendapatkan penawaran-penawaran untuk mempromosikan suatu produk, atau dalam bahasa lebih kerennya disebut influencer.

Apa sih blog TLD?
TOP LEVEL DOMAIN (TLD)

Blog yang saat ini kalian baca, sebenarnya sudah gue buat sejak tahun 2014. Pernah hiatus dan hanya menulis sajak-sajak galau dan pada akhirnya sejak 2018 gue mencoba menulis tentang perjalanan gue. Dan wow, lumayan banyak yang memberi apresiasi. Hingga akhirnya salah satu teman menyarankan untuk upgrade dari blogspot ke TLD. Jadi apa sih sebenarnya TLD ini? Top Level Domain merupakan segmen terakhir dari nama domain atau merupakan bagian final 'dot' dari URL kita. Salah satu alasan kenapa gue beralih ke TLD saat itu : biar keren sih pake (dot)com. Terlihat profesional. Tapi ternyata gue salah. Nggak cuma lebih keren. Dari TLD gue bisa banjir tawaran tulisan, jadi influencer.

Mungkin sedikit berlebihan kalau disebut influencer, tapi dalam dunia digital sepertinya cuma istilah itu yang terasa lebih tepat. Jadi influencer itu orang ataupun kelompok yang punya pengetahuan dan pengaruh sosial pada bidangnya masing-masing. Karena niche blog ataupun sosial media gue lebih ke arah food and travel, jadi kebanyakan tawaran kerjasama yang menghampiri nggak jauh dari niche itu.

DIGITAL MARKETING LIFE HACK

Secara garis besar, digital marketing life hack adalah berbagai trik pemasaran digital yang digunakan oleh suatu usaha untuk mempromosikan produk ataupun layanannya agar produknya menjadi terkenal dan dicari oleh banyak orang.

Contohnya niche blog gue travel, menerima tawaran untuk mereview tempat wisata baru, event di suatu tempat atau situs rujukan informasi yang berkaitan tentang pariwisata. Para beauty blogger pun juga mendapat tawaran kerjasama yang tak jauh dengan niche blog mereka seperti mereview produk-produk kecantikan baru.

MANFAAT MENJADI BLOGGER

Q : Apa sih enaknya jadi blogger? Emang bisa menghasilkan?  
A : Enaknya banyak. Nulis bisa menghasilkan. Kadang lumayan bisa ngecover tiket pesawat sama hotel.
Woaaa kalian saja yang tak tau, seberapa kerennya menjadi blogger yang konsisten menulis.
#1 Berbagi pengetahuan dan pengalaman.
#2 Mengasah kemampuan menulis
#3 Belajar menghasilkan uang secara online
#4 Memperluas jaringan

BARU 6 BULAN TLD DAN BANJIR TAWARAN MENULIS

Kalau dipikir-pikir, banyak sekali manfaat menjadi blog TLD. Bahkan baru-baru ini gue memenangkan lomba menulis yang mempunyai syarat blog harus TLD. Selain merubah blog menjadi TLD agar lebih meyakinkan bahwa blog yang kita buat memuat tulisan yang orisinal dan konsisten menulis, ada banyak hal yang perlu kita pelajari agar tawaran berlimpah.


#Menentukan Niche Blog


Menurut pengalaman gue selama 6 bulan konsisten menjadi travel blogger, niche blog ini sangat penting untuk trafic blog. Kalau niche kamu gado-gado, mending mulai konsisten dan pikirkan mau dibawa kemana blog kamu. Karena hal ini juga berpengaruh pada mesin pencari google. Oh iya niche blog ini juga berpengaruh ke adsen google loh.

#Mempelajari SEO

Dari awal gue bikin blog, SEO adalah ilmu paling dasar yang gue pelajari. Lantas kenapa sih SEO ini penting banget menurut gue? Search Engine Optimization (pengoptimalan mesin telusur) merupakan proses untuk mengoptimalisasi mendapatkan peringkat teratas di mesin pencari.

#Perihal DA dan PA Blog

Pernah suatu ketika ada temen yang mengirim pesan singkat : mau dong adsen bisa hasilin jutaan. Tapi saat gue nanya, niche dan DA/PA blog dia bingung. Guys, sukses itu nggak instan. Buktinya para blogger dituntut kreatif membuat tulisan atau konten. Mereka harus banyak membaca atau melihat review di video untuk mencari inspirasi dan ide. 

Nah untuk mendapatkan tawaran menulis, DA serta PA blog ini sangat penting. Page authority (PA) adalah gambaran rangking pada website maupun blog kalian yang berhasil ditemukan di mesin pencarian. Range angka pada page authority biasanya dari 0 sampai dengan 100, dimana semakin tinggi nilai PA blog atau website tersebut, maka kemungkinan untuk dapat muncul di search engine sangatlah tinggi. Sedangkan Domain authority (DA) dalam suatu website mengacu pada kekuatan domain yang dimiliki oleh website atau blog. Kekuatan DA suatu web maupun blog berdasarkan oleh faktor usia, populatiras, dan ukuran dari domain.

Jadi nggak heran dong kenapa penting banget menguasai tiga hal di atas. Karena semakin bagus tarffic blog, maka akan menarik lebih banyak yang memberikan kita tawaran kerjasama.

#Segerakan Menjadi Blog TLD

Saran gue yang baru merasakan 6 bulan mempunyai blog TLD, sebaiknya segerakan menjadikan blog kamu TLD. Apalagi saat ini banyak penyedia domain dengan harga terjangkau. Salah satunya DomaiNesia. Need a better hosting? Jawabannya ya DomaiNesia. Buat jadiin blog kamu keren dengan (dot)com aja, kamu hanya perlu membayar 99.000/tahun. Murah banget kan? Jadi nggak ada salahnya buat kalian untuk #JalanBarengDomaiNesia.

Kelebihan DomaiNesia yang wajib kalian tau sebagai jasa penyedia hosting ialah :
#1 Harga terjangkau. Yap, cuma perlu 99riba/tahun kalian uada punya website pribadi
#2 Proses cepat dan customer service nya sangat ramah loh!
#3 Memberikan informasi yang lengkap. Bagi blogger pemula pasti bingung dong sewaktu memasang hosting pertama kali.

#Memperluas Jaringan dengan Bergabung ke Komunitas Blogger

Bisa kalian lihat, di panel blog gue terdapat list komunitas-komunitas blogger yang gue ikuti. Dari komunitas-komunitas blogger inilah kemudian gue ketemu banyak temen baru, banyak ketemu blogger-blogger keren yang tentunya sangat memberikan inspirasi untuk gue. Berkat komunitas blog ini pula gue punya pengetahun baru tentang blog walking contohnya. Saling mengunjungi sesama blog member tentu akan menaikan DA serta PA blog kita.

By the way, sadar nggak sih, secara nggak langsung gue juga pelaku Digital Marketing. Dalam hal ini, gue menjual jasa sebagai blogger dan content creator yang mendatangkan para sponsorship ke blog gue untuk mensponsori tulisan yang gue buat.

So, dunia digital itu memang sangat menggiurkan untuk ditekuni. Gue aja nyesel kenapa baru 6 bulan ini konsisten. Kenapa nggak dari dulu aja?!

 Artikel ini dikutsertakan dalam kompeti blog DomaiNesia
dengan Tema Digital Marketing Life Hack

Share:
Continue Reading →

BE HAPPY MENJADI SOLO TRAVELER, YANG PENTING ADA ITINERARY! | LIL P JOURNEY

Rindu Bali! | dok Pribadi

BookingLokal - Apa serunya sih jadi solo traveler? Nggak takut nyasar apa? Kamu kan cewek, bahaya loh. Liburan terus, emang uangnya nggak habis? Tutur beberapa orang yang tau hobby nyeleneh gue, suka tiba-tiba ilang dan kasih kabar (lebih tepatnya pamer foto di story instagram) begitu sampai di pulau seberang. Solo traveler itu bikin gue lebih bebas mau melangkah kemana aja. Tapi bagian terseru saat bepergian seorang diri itu ketika menyusun itinerary liburan. Membayangkan kemana saja kaki akan melangkah dan bersenang-senang membuat gue semakin antusias. Setelah diingat-ingat, intensitas liburan gue tahun 2019 ini lebih banyak dari pada tahun 2018. Dan seingat gue yang selalu merasa kurang liburan, gue sudah pergi hampir 10 kali tahun ini. Tapi ya tetep aja, sidrom kurang liburan tetap gue rasain.

BERPENGALAMAN LEBIH DARI 2 TAHUN

Sejak travelmate gue melabuhkan hatinya, pertengahan tahun 2017 gue memutuskan menjadi solo traveler. Yang penting : muda berkelana, tua bercerita Hal terpenting sebelum gue memulai perjalanan adalah membuat itinerary liburanku. Dimulai menentukan tanggal keberangkatan, memilih lokasi penginapan, referensi tempat wisata yang harus dikunjungi, kuliner khas daerah dan festival apa yang mungkin akan diselenggarakan saat gue liburan.

Sebagai pekerja kantoran yang suka berlibur dan menutup tahun dengan memberi reward ke diri sendiri karenatelah menjalani 365 hari dengan luar biasa, penghujung tahun kali ini gue memutuskan berlibur 3 hari dua malam di Bali. Ya, siapa yang tak kenal destinasi wisata yang satu ini. Pulau 'Dewata' Bali yang terkenal dengan kekentalan budaya Hindu-nya ini telah menyedot wisatawan dari berbagai belahan dunia. Pesona alam dan adatnya menjadi komposisi yang pas hingga menjadikan Bali sebagai primadona pariwisata di Indonesia. Bahkan tiga kali mengunjungi Bali tak juga cukup untuk gue. Jadi, tak ada salahnya memanjakan diri dengan terik matahari di pantai-pantai indah di Bali atau sedikit tracking mengunjungi Pura Lempuyang yang merupakan salah satu pura tertua di Bali.

#Menentukan Tanggal dan Mengejar Tiket Promo

Hal terpenting sebelum mengajukan cuti adalah mencari tiket promo. Hahaha. Setelah mendapatkan tiket, langsung deh mengajukan cuti. Karena 99% cuti gue selalu di approve ketika gue melampirkan tiket pesawat. Maaf-maaf ini pemaksaan sih. Tapi, solusi terbaik meregenerasi mood adalah dengan bepergian.

#Pilih Lokasi Menginap yang Strategis

Salah satu hal terpenting saat akan berlibur adalah mencari hotel. Memastikan lokasi hotel cukup strategis untuk berlibur adalah tips mudah menikmati liburan. Sayangnya hotel yang memiliki lokasi strategis pasti punya rate harga yang lumayan. Nah karena liburan kali ini cuma 3 hari 2 malam, jadi gue pengen hotel yang ramah kantorng tapi nyaman untuk staycation juga. Jadi harus punya fasilitas yang bisa memanjakan gue. Khusus untuk Bali, gue suka hotel yang heritage gitu.

Nah salah lokasi paling enak untuk staycation di Bali itu di Seminyak. Selain dekat dengan Pantai Legian dan banyak beach club seru yang bisa kalian nikmati disekitar Seminyak, wisata kuliner di Seminyak juga patut untuk dicoba.

Rp1000 Satu Malam Pertama dari BookingLokal
Jadi, nggak salah dong ya gue memilih hotel di sekitar Seminyak untuk staycation barang 1 atau 2 malam. Hehehe. Apalagi gue yang pecinta coffee and ice cream pengen banget nikmatin ice crean di Gusto Gelato & Caffe. Eh tapi, kembali ke awal. Harga hotel di sekitar Seminyak itu mahal Putri! Ahaha! Tenang guys! Ada BookingLokal dengan promo Rp1000 Satu Malam Pertama. Beneran Rp1000 Satu Malam Pertama loh!

Caranya? Gampang! Untuk kalian yang baru pertama kali membuka BookingLokal, kalian hanya perlu mendaftarkan diri di situs BookingLokal dengan memasukan nomor HP, alamat email dan nama sesuai di KTP. Catatan pentingnya, pastikan nomor HP yang kalian masukan masih aktif ya untuk memverifikasi akun kalian.

Masukan Nomor HP, klik verifikasi dan tunggu kiriman kode verifikasi akun di nomor HP kalian.

Lengkapi data diri kalian
Setelah akun kalian di BookingLokal berhasil dibuat, yuk mari nikamti Rp1000 Satu Malam Pertama! Karena gue pengen staycation di Legian, Pondok Alit Resort jadi piluhan gue. Dan see guys! Benar-benar Rp1000 Satu Malam Pertama! Ditambah diskon 50% untuk hari kedua! Gimana? #Gampangkan buat dapetin promo dan booking hotel di BookingLokal!

By the way, kenapa sih gue milih BookingLokal sebagai platform pemesanan hotel? Karena BookingLokal merupakan platform booking hotel yang rekomended untuk para traveler seperti gue karena menyediakan harga dan promo terbaik. Nggak bikin kantong jebol dong meski solo traveling.

#Saatnya Membuat Itinerary!

Yay! Hal yang paling gue suka saat merencakan liburan itu membuat itinerary! Menentukan kemana saja kaki akan melangkah memang menjadi hal paling mendebarkan. Hohoho. Iyalah mendebarkan, secara gue kan solo traveler nih. Hahaha.

DAY 1

10.00am
Sampai Bali dan langsung taruh barang di hotel. Biasanya sih belum bisa check in karena masih pagi.

11.00am - 02.00pm

Hari pertama di Bali kali ini gue pengen cobain Rafting Sungai Ayung Ubud. Walaupun perkiraan cuaca di Bali pada Bulan Desember diperkirakan hujan, tapi tak meyurutkan minat gue untuk berlibur ke Bali dan mencoba rafting. Aman nggak sih? Sebenarnya bukan hujan yang bikin aktiftas rafting tidak aman, tapi dipengaruhi ketinggian dan kecepatan arus sungai. Jadi selama ketinggian air sungai masih di zona hijau dan kecepatan arus sedang, rafting masih aman dilakukan saat hujan.

02.00pm - 04.00pm 
Monkey Foret Ubud menjadi destinasi kedua setelah Rafting Sungai Ayung Ubud. Alasan gue kenapa kesini simples sih, karena gue belum pernah kesini sebelumnya saat berlibur ke Bali. Hehhee

05.00pm - 09.00pm
Kembali ke hotel untuk check in dan mandi. Selanjutnya? Oh come on dude! Sky Tryst Bar dengan jacuzzi dan sunsetnya udah nunggu loh! Tapi nih, Mrs Sippy Bali, kolam air asin terbesar di pulau Dewata, juga seru buat leyeh-leyeh dan menikmati sisa liburan di hari pertama. Jadi kemana nih? Dua-duanya juga boleh dong!

DAY 2
05.00am - 08.00 am 
Mengejar sunrise di Pantai Mesari yang lokasi tk begitu jauh dari Pondok Alit Resort yang gus pesan di BookingLokal menjadi pengawal hari kedua gue di Bali. Lalu dilanjutkan dengan bersantai dan menikmati fasilitas serta suasana heritage Pondok Alit Resort.

08.00am - 10.00am
Nook Bali, cafe dengan konsep sederhana khas pedesaan dengan pemandangan sawah ini cocok banget buat menyantap sarapan. Menu makanannya juga beragam, mulai makanan tradisional hingga western juga tersedia.

10.00am - 11.30am
La Laguna merupakan salah satu cafe yang sedang happening sekarang. Menampilkan suasana yang eksotis dengan dekorasi bergaya bohemian seperti perkampungan gipsi. Waaah instagramble banget dong yaaa.

11.30am - 01.00 pm
Pura Petitenget. Pura ini punya sejarah pantai yang unik untuk ditelusuri.

01.00pm - 03.00pm
Seminyak Square. Nggak lupa dong yaaa mau belanja dan santap siang di resto Seminyak Square. Hehehe

03.00pm - 05.30pm
Prana Spa. Yuhuuuu puas belanja saatnya relaksasi dan memanjakan diri di Prana Spa.

05.30pm - 06.00pm
Pantai Seminyak. Iya, gue belum pernah ke Pantai Seminyak sebelumnya. Jadi nggak ada salahnya dong gue pengen masukin Pantai Seminyak ke itinerary liburanku


06.00pm - 08.00pm
Potato Head Beach Club. Yuuhuuuuu gue kangen sama tempat yang satu ini. Selepas menikmati santai di Potato Head, mari kembali ke hotel dan duduk santai sambil baca buku.

DAY 3

06.00am - 09.00am
Saatnya bersantai dan menikmati sarapan serta fasilitas hotel.

09.00am - 10.00am
Everything 100.000. Okay, kali ini gue emang sedikit ingin berboros. Tempat belanja murah di Bali yang sayang untuk dilewatkan.

10.00am - 11.00am
Sebelum pulang, gue pengen menuntaskan hajat gue untuk menikmati ice cream cone di Gusto Gelato & Cafe.

Well itu tadi itinerary liburan akhir tahun ala gue. Bepergian keluar kota sesekali memang diperlukan untuk memberi reward ke diri sendiri setelah berjuang melawan tuntutan hidup. Hehehe. Oops! Inget yaaa, booking hotelnya di BookingLokal dengan promo Rp1000 Satu Malam Pertama. Biar hemat dan liburan kalian jadi lebih nyaman.

PS
Peluk dari jauh

Share:
Continue Reading →

Wednesday, November 20, 2019

PERIHAL PATAH HATI DAN IKHLAS | PLUVIOPHILE | LIL P JOURNEY

Uti dan Akung

November, Tahun Ketiga
Kala itu
Harusnya aku sadar bahwa pertanda itu nyata adanya
Pernah dengar : jangan tertawa terlalu lepas, sebab tangis sedang mengikuti dibelakangmu
Dan tawa malam itu akhirnya menjadi pertanda bahwa : batas tawa dan tangis tak lebih tipis dari selembar kertas














_________________________







Hanya perlu 15 jam untuk Tuhan menunjukan kuasaNya .

Dan,
Disinilah
Bait patah hatiku dimulai
Saat duniaku runtuh
Langitku kelabu
Pelangiku berwarna serupa tanpa sekat warna-warni

Kulihat ia tengah duduk di undak-undak teras
Tampak khusyuk dengan peci hitam dan baju koko putihnya

Lelakiku sedang patah hati
Teman hidupnya telah pamit
Tempat ia bercerita, kadang berdebat

Tak pernah ku melihat ia sepatah hati itu setelah aku pamit untuk pindah, 2009 lalu
Kadang sesekali saat mengantarku ke bandara, ia menerawang
Entah rapalan do'a apa yang selalu ia ucap saat mengantarku ke bandara, hingga aku menjadi sosok sekeras sekarang.
Yang aku tau, ia selalu berkeras untuk mengantarku hingga pintu masuk bandara, lalu kembali ke terminal Bungurasih untuk pulang ke Tulungagung.

Dalam tubuh burung besi, aku selalu menengadah, setidaknya saat itu aku lebih dekat dengan langit
Ya Rabb, jaga ia dalam perjalanannya. Kuatkan fisiknya, lapangkan hatinya, beri ia kesehatan dan kebahagiaan.
Setelahnya aku terlelap tidur dan melanjutkan hidup.

Tak beda jauh dari lelakiku,
Pun aku, sedang patah hati


Siang itu, saat matahari tengah terik
Tangisku pecah, sejadi-jadinya
Lukanya parah



Dia tak pernah mengujiku dengan kehilangan, selain patah hati karena kehilangan kekasih, selebihnya, Dia tak pernah mengujiku dengan luka sedalam sekarang

Duniaku benar-benar remuk redam
Hanya tinggal kepingan kecil
Kuberi nama : harapan

Jika wanita itu memilih untuk pulang sebelum aku sanggup memberinya bahagia,









Aku masih punya satu laki-laki yang tak mungkin mematahkan hatiku
Laki-laki yang tak akan melukaiku barang 1mm

Do'a ku terapal sama, lebih dalam tentang ikhlas dan tegar

Bahwa yang hidup pasti akan pulang pada Rabb-nya

Setelah sadarku kembali
Kuseret kakiku pulang
Ada 'rumah' yang tengah menungguku

Belajar bahwa : rezekinya telah habis, saatnya ia pulang pada-Nya12 Rabi'ul Awal 1441H | 9 November 2019
الفاتحة
Telah berpulang, nenek kami tercinta
Sutiasih binti H. Abdulgani



Share:
Continue Reading →

Wednesday, November 13, 2019

ACHIEVEMENTS | LIL P JOURNEY

Muda berkelana, tua bercerita
Sudah menulis blog sejak 2014 dan mulai konsisten untuk fokus Travel Blogger sejak Mei 2019, sebenarnya gue masih belajar untuk konsisten menulis dan belajar untuk terus memperbaiki kualitas tulisan.

Beberapa lomba blog pernah gue ikuti dan alhamdulillah gue sampai pada pencapaian pemenang. Berikut daftar dan link artikelnya.

Mega Travel Care : Liburan dan Asuransi Perjalanan 11 Oktober - 5 November 2019

PS
Peluk dari jauh

Share:
Continue Reading →

Wednesday, October 30, 2019

TIPS AND TRICK : BUDGET BACKPACKER KE TORAJA | LIL P JOURNEY

Ke'te' Kesu' | Dok Pribadi
Lilpjourney.com | TORAJA - Menjadi solo traveler sering kali dicap memerlukan banyak biaya. Dan kali ini gue ingin sedikit mematahkan asumsi tersebut. Sebagian pembaca blog beranggapan kalau gue : orang Toraja karena banyak mengulas tentang Toraja. Tak terkecuali temen-temen di Female Blogger of Banjarmasin yang berasumsi gue orang Toraja. Tapi bukan. Tepatnya, berdarah Jawa Timur, tinggal di Banjarmasin dan jatuh cinta dengan orang Toraja. Hahaha. Setelah enam kali bolak balik Toraja, kali ini gue pengen berbagi tips untuk backpackeran seru ke Toraja.

  • MANFAATKAN PROMO TIKET PESAWAT
Cara hemat untuk traveling pertama adalah berburu tiket pesawat murah. Gue paling suka ngintip harga tiket saat jam kerja. Kisaran jam 7 - 8 pagi, atau sehari sebelum keberangkatan. Bahkan parahnya gue malah nemu tiket murah di hari H. Jam 5 subuh gue cek tiket dan yay! Harga yang dua hari lalu masih 700k, subuh itu cuma 500k. Hehehe. Tapi nggak disarankan waktu high season ya. Karena bisa kehabisan tiket.
  • JADI ANAK RANSEL
Pasti sudah pada taukan kalau sejak awal tahun 2019, maskapai berlogo singa telah mencabut bagasi cuma-cumanya. Jadi bagi kalian yang terbiasa menggunakan koper pasti dibikin bingung. Dan jujur, sejak awal traveling, gue paling anti pakai koper. So, ini bukan kendala buat gue. 
  • SLEEPING BUS
Transportasi yang selalu gue gunakan untuk ke Toraja adalah sleeping bus Makassar-Toraja. Harganya bervariasi, mulai 150-450K. Kalau gue biasanya pakai PO Bus Primadona, Borlindo atau Bintang Prima. Kalau pesawat kalian tiba sore lebih baik menggunakan PO Bus Primadona, selain karena harganya murah, tapi fasilitasnya juga nyaman banget. Tapi kalau sampai Makassar malam (diatas jam 8) mending Bintang Prima atau Borlindo, karena dua bus tadi punya jam malam sampai jam 9.  Nah kalau harga tiket bus yang biasa gue beli itu 180k-200k.
  • SOLO TRAVELER? PAKE OJEK AJA
Setelah mendarat di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, kalian perlu menuju ke Rumah Makan Putri Minang untuk menunggu bis ke Toraja. Jarak dari terminal kedatangan ke RM Putri Minang cukup jauh (hampir 2-3 km), jadi kalau kalian solo traveler, mending pakai jasa ojek aja. Murah kok cuma 35k. Kalau taxi bandara 50k-65k. Tergantung kebutuhan dan kenyamanan kalian aja.
  • SEWA MOTOR
Biasanya kalau urusan sewa motor harganya beda-beda sih. Harga rata-rata perhari 100k-125k. Dan untuk 3 hari biasanya 75k-100k.
  • CUMA PERLU TEMPAT TIDUR? HOSTEL AJA!
Penginapan Lempe | Dok Pribadi
 Kalau kalian mengintip penginapan di Toraja lewat aplikasi, mungkin harganya memang mahal. Tapi saat kalian ke Toraja, banyak kok hostel-hostel murah di jalan poros kota Makale sampai Rantepao. Harganya pun bervariasi, dari 150k-250k. Nah untuk yang ingin menginap di Lo'lai (negeri di atas awan Toraja), harganya juga cukup terjangkau, 150k-250k. Atau pilihan terakhir : menginap di rumah warga. Tapi gue lebih menyarankan menginap di Rantepao sih, bisa nongkrong pas malam dan berada di pusat kota Toraja Utara.

ESTIMASI PENGELUARAN
Banyak temen-temen yang berasumsi liburan ke Toraja perlu budget yang mahal. Jadi nggak heran mereka selalu kepo, berapa sih budget yang gue habiskan sewaktu liburan ke Toraja? Nah, biasanya gue liburan di Toraja itu 5 hari dengan estimasi pengeluaran
 #Tiket Pesawa PP : 1200k
#Ojek Bandara : 35K
#Bis Makassar-Toraja PP : 400K
#Sewa Motor+Bensin: 350K
#Retribusi Tempat Wisata : 150K
#Makan, Coffee Trip : 300K (harga makanan di Toraja masih termasuk murah 15K-25K, kalau kopi sih kisaran 25K-35K)
#Penginapan 4D3N : 300K
NGGAK MAU RIBET? JOIN WITH ME!
Untuk jadwal berangkatnya 27-31 Agustus 2020. Masih lamakan? Jadi cukup dong ya buat nabung dan persiapan. Bagi kalian yang mau kepo bisa chat via whatsapp : +628971418636. 

PS
Peluk dari jauh
Share:
Continue Reading →